Peristiwa

Banjir Tiga Hari, Ratusan KK Krisis Air Bersih

Warga Dusun Beluk Desa Jombang, Kecamatan Kesamben, Jombang, sedang antre air bersih yang dikirimkan BPBD Jombang, Selasa (4/2/2020).

Jombang (beritajatim.com) – Dampak banjir selama tiga hari mulai dirasakan oleh ratusan KK (kepala keluarga) yang ada di Dusun Beluk Desa Jombok dan Dusun Kedondong Desa Blimbing, Kecamatan Kesamben, Jombang. Warga mulai mengalami krisis air bersih.

Oleh sebab itu, mulai Selasa (4/2/2020), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mendistribusikan air bersih ke wilayah tersebut. Pengiriman air dilakukan secara periodik, yakni dengan melihat stok air dalam tandon yang sudah disiapkan di masing-masing wilayah terdampak.

“Mulai hari ini kita mengirimkan air bersih. Karena stok air mulai di rumah warga mulai habis. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan mobil tangki,” ujar petugas BPBD Jombang Pepi saat ditemui di lokasi,” ujar petugas dari BPBD Jombang Pepi saat ditemui di lokasi, Selasa (4/2/2020).

Selain melakukan pengisian terhadap tandon air, petugas BPBD secara mobile mengirimkan air bersih ke rumah yang bisa dijangkau kendaraan. “Upaya ini terus lakukan hingga banjir yang terjadi surut,” katanya menambahkan.

Dari data BPBD, sebanyak 445 kepala keluarga terdampak banjir di Dua Dusun. Rinciannya, 285 KK di Dusun Beluk dan 160 KK di Dusun Kendondong. Banjir dengan ketinggian antara 15-50 centimeter itu menggenangi pemukiman sejak Minggu (2/2/2020). [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar