Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Banjir Surut, Bupati YES Salurkan Sembako ke Warga Terdampak

Bupati YES saat menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Sendangrejo Ngimbang.

Lamongan (beritajatim.com) – Pasca banjir merendam sejumlah rumah di Dusun Bujel, Dusun Jedung, dan Dusun Tapas Desa Sendangrejo Kecamatan Ngimbang Kabupaten Lamongan, oleh karena itu Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengunjungi lokasi setempat pada Senin (8/11/2021) malam.

Diketahui, banjir itu sebagai akibat dari curah hujan tinggi yang mengguyur kawasan tersebut, sehingga air kiriman dari Gunung Ratu meluber dan masuk ke dusun. Kini, sisa banjir yang berupa lumpur di lokasi tersebut sudah dibersihkan.

Saat mengunjungi, Bupati Lamongan yang akrab disapa Bupati YES ini didampingi oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Lamongan untuk menyalurkan bantuan sembako dan beras. Bantuan 50 paket itu lalu diberikan kepada warga yang terdampak banjir.

Bupati YES saat menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir di Sendangrejo Ngimbang.

“Alhamdulillah banjir sudah surut, sisa banjir berupa lumpur juga sudah dibersihkan. Semoga sejumlah bantuan yang diberikan ini bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak, dan keadaan banjir juga segera lekas membaik,” ujar Bupati YES.

Lebih lanjut Bupati YES mengaku, bahwa beberapa upaya juga telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama BPBD Lamongan untuk dapat menanggulangi banjir dengan cepat.

“Beberapa upaya sudah dilakukan, baik oleh BPBD Lamongan maupun oleh posko Tagana (Taruna Siaga Bencana) Lamongan agar banjir ini dapat ditanggulangi dengan cepat. Telah dilakukan assessment (kaji cepat), koordinasi dengan perangkat dan Muspika setempat, melakukan pembersihan, mendata KK yang terdampak banjir, serta meninjau lokasi lain yang diperkirakan terdampak,” terangnya.

Sekadar informasi, kondisi hujan lebat yang telah mengguyur wilayah Lamongan bagian selatan pada Kamis (4/11/2021) lalu, mengakibatkan dataran tinggi di Gunung Ratu Ngimbang tidak sanggup menahan genangan air hujan, sehingga air hujan itu mengalir ke dataran yang lebih rendah di pemukiman warga.

Akibatnya, banjir mengakibatkan jalan penghubung antar Kecamatan Babat arah Kabupaten Jombang tertutup beberapa saat dan merendam pemukiman warga, dalam 2 hari air kembali surut. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, hanya saja kerugian materil harus dirasakan oleh beberapa warga akibat rumahnya terendam banjir. [riq/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar