Peristiwa

Banjir Pamekasan, 2 Jembatan Ambruk

Pamekasan (beritajatim.com) – Dua buah jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Proppo, ambruk dan terputus akibat tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah setempat dan sekitarnya, Minggu (23/2/2020)

Tingginya intensitas hujan terjadi hampir merata di wilayah Kabupaten Pamekasan, yakni pada Sabtu (22/2/2020) kemarin. Bahkan kondisi tersebut juga mengakibatkan wilayah perkotaan Pamekasan, tergenang banjir selama hampir 12 jam lebih.

Tidak terkecuali di wilayah Proppo yang mengakibatkan dua jembatan penghubung antar desa ambruk dan terputus, yakni jembatan di Dusun Cempaka, Desa Candi Burung, serta Dusun Congkak, Desa Toket, kecamatan Proppo.

“Jembatan ijin merupakan akses jalan desa, meliputi Desa Candi Burung dari dan menuju Desa Batu Kalangan dan Desa Groom, Proppo. Bahkan jembatan ini merupakan akses utama bagi masyatakat untuk melakukan aktivitas sehari-hari,” kata salah satu warga Candi Burung, Proppo, Mahrus.

Hal senada juga disampaikan warga Desa Toket, Ilyas yang menyampaikan jika jembatan akses antar desa yang terletak di Dusun Congkak, Toket. “Ambruknya jembatan antar desa ini akibat luapan air hujan yang berlangsung cukup deras, sehingga mengganggu aktivitas masyatakat,” ungkapnya.

Selain itu keduanya juga berharap pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi persoalan tersebut, sehingga aktivitas masyatakat kembali lancar seperti biasa. “Akibat ambruknya jembatan ini, aktifitas warga lumpuh. Dari itu kami berharap Pemkab Pamekasan agar segera memperbaiki jembatan tersebut aga aktifitas kembali normal,” harapnya. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar