Peristiwa

Banjir Luapan Sungai Penewon Rendam 2 Dusun di Mojokerto

Kondisi jalan di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang tergenang air banjir. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir merendam dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Senin (3/1/2020). Banjir luapan Sungai Penewon dengan ketinggian antara 30 cm hingga 60 cm tak hanya merendam rumah warga, namun juga fasilitas umum lainnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, ada dua dusun yang terendam yakni Dusun Tempuran dan Dusun Bekucuk. “Selain masuk beberapa rumah warga, banjir juga masuk ke SDN Tempuran, Balai Desa Tempuran, sebuah warung, gereja dan area persawahan,” ungkapnya.

Masih kata Zaini, di Dusun Bekucuk ada empat rumah yang terendam. Sementara di Dusun Tempuran ada 24 rumah, sebuah warung dan gereja. Di jalan Dusun Bekucuk, air dengan ketinggian 30 cm sampai 40 cm, sementara di Dusun Tempuran dengan ketinggian 50 cm sampai 60 cm.

“Di dalam rumah, ketinggian antara 30 cm sampai 40 cm. Sementara di area persawahan kurang lebih ketinggian air antara 40 cm sampai 50 cm. TRC BPBD terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian dan koordinasi karena ada trend air terus naik,” jelasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar