Peristiwa

Banjir Jombang, Bantuan untuk Ternak Pengungsi Masih Mengalir

Kelompok Sapi Gedongombo menyerahkan bantuan pakan ternak untuk pengungsi di tanggul sungai Dusun Kedunggabus, Bandar Kedungmulyo, Minggu (14/2/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Bantuan pakan ternak untuk korban banjir di Dusun Kedunggabus, Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo terus berdatangan. Selama banjir, sapi milik warga tersebut ikut mengungsi di sepanjang tanggul sungai.

Bantuan pakan ternak yang datang pada Minggu (14/2/2021) pagi ini dari kelompok peternak sapi ‘Mulyo Gedongombo’ Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso, Jombang. Bantuan tersebut diangkut menggunakan satu mobil pikap. Isinya rumput gajah dan tebon (batang pohon jagung muda).

Mobil pikap tersebut menyusuri tanggul, beberapa orang yang berada di mobil menurunkan pakan ternak tersebut ke deretan sapi yang berada di pinggir tanggul. Ada juga yang ikut menurunkan pakan ternak dan meletakkan di dekat kandang sapi darurat.

Bukan hanya itu, para peternak Gedongombo juga membawa mobil siaga desa yang berisi sayuran kangkung dan mis instan. Seluruh bantuan tersebut diserahkan secara langsung untuk pengungsi yang berada di tanggul sungai. Tentu saja, warga menyambut baik bantuan itu.

“Semoga apa yang kami berikan ini bisa meringankan beban korban banjir. Bagi warga desa ternak adalah aset yang sangat berharga. Oleh karena itu, meski dalam situasi bencana, keberadaan ternak harus diperhatikan. Termasuk pakannya,” kata Suwanto, dari kelompok sapi Gedongombo usai menyerahkan bantuan.

Seperti diberitakan, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo disebabkan beberapa titik tanggul jebol. Diantaranya, tanggul Sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo jebol di dua titik. Yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter. Tanggul tersebut jebol pada Kamis (4/2/2021) sekitar jam tiga dini hari.

Kelompok Mulyo Gedongombo saat berada di tanggul pengungsi Dusun Kedunggabus, Desa Bandar Kedungmulyo, Jombang, Minggu (14/2/2021)

Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuk area persawahan.

Juga di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebool di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi. Pada Sabtu (6/2/2021), banjir di Dusun Manisrenggo, Gondangmanis mulai surut.

Namun muncul lagi banjir baru di dua desa lainnya. Yakni Desa Pucangsimo dan Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Banjir di Bandar Kedungmulyo ini cukup parah. Ketinggian air mencapai 2 meter. Ribuan warga meninggalkan rumah untuk mengungsi. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar