Peristiwa

Banjir Gresik, Sebagian Warga Mulai Diungsikan

Gresik (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang terkena dampak banjir meluapnya Kali Lamong mulai diungsikan atau dievakuasi. Beberapa anggota dari Koramil, Polsek, Muspika Balongpanggang dibantu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mengevakuasi warga desa yang terendam banjir.

Ada 12 desa di Kecamatan Balongpanggang yang terendam banjir setinggi 80 centimeter. Adapun desa yang dimaksud di antaranya Desa Ngampel, Dapet, Sekar Putih, Wotansari, Tenggor, dan Desa Jombang Delik.

Selanjutnya Desa Tanahlandean, Mojogede, Banjaragung, Pucung, Karang Semanding, Balongpanggang, dan Desa Wahas.

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori mengatakan, saat ini beberapa jalan desa sudah banyak yang tergenang banjir. Rumah warga pun juga mengalami hal yang sama pasca meluapnya Kali Lamong.

“Beberapa warga sudah kami evakuasi ke tempat yang aman dengan perahu karet. Sebab, air banjir belum surut,” katanya, Minggu (13/12/2020).

Masih menurut Yusuf, terkait dengan banjir ini, pihaknya terus memonitor debit air yang meluap dari Kali Lamong. Hal ini karena masih ada 12 desa yang masih tergenang.

“Kami masih terus memonitor perkembangan lebih lanjut. Sejumlah anggota dari Koramil maupun Polsek Balongpanggang dan BPBD Gresik masih terus siaga,” paparnya.

Sementara itu, menurut Eko (30) warga Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang menuturkan, banjir ini akibat curah hujan yang tinggi sejak kemarin (12/12). Sehingga air dari Kali Lamong meluap.

“Banjir mulai datang sejak pukul 20.00 wib kemarin, dan saat ini belum surut,” pungkasnya. [dny/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar