Peristiwa

Banjir Genangi 11 Rumah Warga Kota Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kediri dan sekitarnya menyebabkan Sungai Kedak meluap. Luapan air tersebut merendam sedikitnya 10 rumah warga Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (22/3/2020) tengah malam.

Data dari BPBD Kota Kediri menyebutkan, daerah terdampak banjir di Lingkungan Jarakan tepatnya di RW 03, Kelurahan Pojok. Dimana, terdampat delapan rumah warga yang tergenang air hingga ketinggian 30 centimeter.

Selanjutnya di Lingkungan Kedak RW 04, Kelurahan Pojok, terdapat delapan rumah warga yang tergenang air hingga ketinggian 40 centimeter. Banjir juga merendam jalan-jalan umum kawasan tersebut.

Kemudian, di Lingkungan Kedungsentul Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, menyebabkan rusaknya pagar jembatan Kedungsentul roboh akibat adanya kayu yang menyangkut pada pagar jembatan dan kemudian merusak pagar jembatan.

BPBD Kota Kediri bersama masyarakat Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan pendataan dan evakuasi terhadap warga yang terdampak banjir atau terkena genangan air. Sementara itu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa bersama warga masih siaga di Lingkungan Kedungsentul mengawasi sungai, karena selama jembatan dibangun tidak pernah mengalami banjir.

“Untuk debit air sudah mulai surut. Namun apabila terjadi peningkatan debet air di Sungai Kedak kemungkinan banjir akan terjadi kembali,” kata Kepala Kelurahan Pojok Erli Maya.

Untuk diketahui, Sungai Kedak bersumber dari mata air pegunungan Wilis. Sungai ini meluap akibat terjadinya pendangkalan didasar (sedimentasi). [nm/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar