Peristiwa

Banjir di Wilayah Gresik Selatan Mulai Surut

Gresik (beritajatim.com) – Banjir di wilayah Gresik Selatan yang sempat menggenangi puluhan desa kini mulai surut.

Berdasarkan data Badan Penanganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, di wilayah Kecamatan Balongpanggang, ada empat desa yang sebelumnya tergenang banjir. Terdiri dari Desa Wotansari, Banjaragung, Sekarputih, serta Desa Pucung. Keempat desa tersebut ketinggian airnya kisaran 10 hingga 30 cm.

Air menggenangi desa itu bervariasi. Mulai dari area persawahan, jalan poros desa (APD), serta rumah warga. Khusus rumah warga ada 135 kepala keluarga (KK) yang tergenang air.

Hal yang sama terjadi di wilayah Kecamatan Benjeng. Sebelumnya, wilayah ini tergenang air banjir cukup tinggi. Namun saat ini sudah surut. Ketinggian air hanya 20 hingga 50 cm.

Ada enam desa yang terdampak. Antara lain Desa Sedapurklagen, Desa Lundo, Desa Deliksumber, Desa Kedungrukem, Desa Munggugianti, dan Desa Bulurejo.

“Sebagian besar banjir tersebut menggenangi jalan poros desa, area persawahan, dan jalan raya,” ujar Kepala BPBD Gresik, Tarso Soegito, Kamis (9/04/2020).

Ia menambahkan, meski ada genangan air banjir, hal itu tidak menghalangi aktivitas warga. Pasalnya, jalan tergenang masih bisa dilalui kendaraan.

“Kalau jalan masih bisa dilalui tapi kalau area persawahan imbasnya gagal panen karena terendam air,” imbuhnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar