Peristiwa

Banjir di Tempuran Mojokerto Makin Parah

Kondisi banjir di Perumahan Griya Sooko Asri di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Lebih dari satu pekan, banjir merendam pemukiman warga di dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Di Perumahan Griya Sooko Asri, air banjir luapan Sungai Avur Jombok dan Sungai Watudakon dengan ketinggian di atas lutut orang dewasa.

Salah satu warga, Puguh Rulianto (43) mengatakan, banjir yang merendam Desa Tempuran terjadi sejak satu pekan lalu. “Banjirnya mulai tanggal 1 (Januari 2021). Tapi banjir tidak seberapa, debit air paling tinggi mulai tadi malam. Blok yang di belakang sampai di atas lutut, kalau di sini masih dibawah lutut,” ungkapnya, Senin (11/1/2021).

Sekitar 100 rumah yang terendam air dengan ketinggian di bawah lutut. Puguh menjelaskan, jika di blok belakang tidak semua rumah warga terendam, namun di blok II semua sudah terendam. Bahkan di RT 13 warga sudah mengungsi, sementara di RT 14 ada sebagian mengungsi dan sebagian masih bertahan.

“Setiap tahun memang seperti ini kondisinya, saya tiga tahun di sini sejak perumahan ini berdiri selalu banjir setiap tahun. Tapi tahun kemarin tidak separah ini, ini yang terparah. Ini luapan sungai dari Jombang. Untuk bantuan-bantuan, sudah ada makanan dan air bersih. Ini tadi datang air bersih,” katanya.

Untuk penanggulangan, pihak perumahan sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Tempuran. Untuk bantuan berupa makanan dan air bersih sudah dikoordinasikan dengan pihak desa, lanjut Puguh tidak ada kendala. Warga meminta agar ada pompa air di DAM Sipon.

Banjir merendam ratusan rumah warga di dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto sejak, Jumat (1/1/2021) pekan lalu. Banjir tahunan kali ini dipicu oleh pengerjaan tanggul sungai yang belum terselesaikan hingga tersumbat sampah. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk