Peristiwa

Banjir dan Tanah Longsor Nganjuk, Dapur Umum Kemensos Siapkan 3000 Nasi Bungkus

Relawan sedang memasa di dapur umum untuk menyuplai makanan korban banjir dan longsor

Nganjuk (beritajatim.com) – Kementerian Sosial melalui unsur-unsur pilar sosial bergerak cepat bersama-sama unsur penanganan bencana lainnya melakukan penanganan terhadap korban longsor di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Sejak bencana terjadi, pilar-pilar sosial seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), SDM Program Keluarga Harapan (PKH), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan korban bencana. Mereka mendata dan membantu evakuasi korban.

Pilar-pilar sosial juga membantu mendistribusikan bantuan logistik dan penyiapan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana. Dari dapur umum, bisa disiapkan makanan siap santap untuk korban banjir dan longsor sebanyak 3000 bungkus. Rinciannya, 3 x 1000 bungkus, masing-masing untuk makan pagi, siang dan malam.

Untuk Tagana, Kemensos mengerahkan dari berbagai daerah sebanyak total 55 personel. Yakni Tagana Kabupaten Madiun sebanyak 6 orang, Kabupaten Tuban sebanyak 8, Kabupaten Nganjuk sebanyak 30, Kabupaten Ponorogo sebanyak 5 orang, dan Kabupaten Kediri sebanyak 6 orang. Selain itu ikut terlibat juga dari FK Tagana (Tim Koordinasi Tagana) sebanyak 20 orang.

Mensos Tri Rismaharini menyambangi korban longsor di lokasi bencana, yakni Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (16/2/2021). Kehadiran Menso untuk memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan bantuan sebagaimana mestinya.

Mensos menemui para pengungsi di Gedung SDN 3 Ngetos dan menghibur anak-anak dan pengungsi. Kemudian Risma mengecek kesibukan di dapur umum yang menyiapkan makanan siap saji di Sanggar Senam Salsabila.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Risma menyatakan, kesiapan penanganan korban bencana longsor berjalan baik, termasuk operasional dapur umum yang dikelola Tagana telah menyiapkan kebutuhan makan pengungsi. “Dapur umum menyiapkan 3000 nasi bungkus,” kata Risma saat berada di lokasi. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar