Peristiwa

Lima Motor Hanyut

Banjir Bandang Terjang Dua Desa di Kabupaten Malang

Malang (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jumat (24/1/2020) mengakibatkan banjir bandang di dua desa, yakni Petungsewu dan Tegalweru. Luapan air sungai yang ada di dua desa tersebut membawa cukup banyak material batu dan lumpur.

Kasubbag Humas Polres Malang, Ipda Nining Kusumawati menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterima, air bah datang secara tiba-tiba pasca terjadinya hujan deras. “Begitu hujan deras, langsung banjir besar,” ucap Nining, dalam keterangannya yang diterima beritajatim.com, malam ini.

Banjir bandang ditengarai berasal dari sungai yang membagi Petungsewu dan Tegalweru. Aliran sungai tidak mampu menampung air hujan hingga kemudian meluap. “Banjir juga meluber hingga ke jalan penghubung Pentungsewu dan Tegalweru. Air bah juga membawa material berupa lumpur dan bebatuan kecil,” tegas Nining.

Selain itu, ada kebun warga yang terdampak banjir tersebut. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa. “Korban belum terindikasi. Ada lima sepeda motor hanyut, yang tiga sudah ketemu,” ucap Nining.

Pihak kepolisian sektor setempat, kata Nining, sudah turun ke lokasi. Membantu warga, termasuk mengamankan beberapa motor yang hanyut. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar