Peristiwa

Bangunan SD Negeri di Jember Kembali Ambruk

Jember (beritajatim.com) – Bangunan sekolah dasar di Kabupaten Jember kembali ambruk. Setelah bangunan ruang kelas di SD Negeri Keting 2, kini giliran bangunan SD Negeri Selodakon 3 di Dusun Tegalparon, Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul ambruk.

Bangunan yang ambruk adalah ruang kelas 5. “Kejadiannya pada Rabu (18/12/2019) malam, sekitar pukul 21.30,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal, Kamis (19/12/2019).

Berbeda dengan SDN Keting 2 yang merupakan bangunan baru, bangunan yang ambruk di SDN Selodakon 3 adalah bangunan lama. Alfian mengatakan, runtuhnya atap ruang kelas 5 diduga dikarenakan kayu penyangga atap sudah rapuh.

Ponco Riyanto, salah satu guru, bersyukur tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. SDN Selodakon 3 berdiri pada 1977 dan memiliki enam ruang kelas dan saat ini memiliki 147 orang siswa dengan dua orang guru pegawai negeri dan tiga orang guru tidak tetap.

Ponco mengatakan, ada dua unit bangunan kelas yang sudah dalam kondisi parah. Sejak berdiri, bangunan sekolah itu baru sekali direhabilitasi pada 2008 saat Bupati MZA Djalal memimpin. “Baru-baru ini kami mengajukan proposal bantuan (rehab) kepada Dinas Pendidikan Jember. Belum ada dua bulan. Tapi belum ada peninjauan,” kata Ponco.

Ponco berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk rehab. “Kasihan anak-anak,” katanya.

Sebelumnya pengelola SDN Selodakon 3 telah mengosongkan ruang kelas 4, 5 dan 6 selama satu bulan dikarenakan atap ruang kelas yang sudah rapuh. Para siswa kini ditempatkan di ruang kelas 1, 2, 3 dan ruang Perpustakaan. [wir/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar