Peristiwa

Bangkalan Tutup Jembatan Suramadu, Pemberitahuannya Cukup Kocak

Bangkalan (beritajatim.com) – Jajaran Polres Bangkalan memasang banner berisi imbauan kepada warga Madura, agar tidak memasuki Surabaya. Alasannya karena daerah tersebut merupakan zona merah pandemi Covid-19.

Pantauan di lokasi, pemasangan banner tersebut ditempatkan di pintu jembatan Suramadu sisi Madura.

Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, pemasangan banner berisi imbauan itu juga tentang pemberlakuan penutupan akses menuju Surabaya di pintu masuk jembatan Suramadu pada pukul 21:00 WIB sampai 04:00 WIB.

“Penutupan ini diterapkan guna memutus mata rantai pandemi Covid-19. Apalagi saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB),” terangnya.

Lebih lanjut, Rama menerangkan, penutupan akses Suramadu yang dari arah Surabaya menuju Madura dilakukan oleh Polres Tanjung Perak.

“Tetap di rumah mentaati peratuan pemerintah,” singkatnya.

Sekadar diketahui, banner imbauan tersebut mengunakan bahasa Madura. Kalimatnya cukup kocak dan menggelitik. Jika dialihakan ke bahasa Indonesia, artinya begini:

‘Sakit hati masih bisa diobati, tetapi sakit korona belum ada obatnya’.

Kemudian banner lainya mengatakan. ‘Tidak usah ke Surabaya saudara,,, ditunda dulu ke Surabaya. Daripada terjangkit korona tidak bisa apa-apa.. Surabaya zona merah. [sar/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar