Peristiwa

Bambang Haryo Turun Tangan Sendiri Melakukan Penyemprotan Desinfektan Ke Rumah Warga

Sidoarjo (beritajatim.com) – Bakal Calon Bupati (Bacabup) Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) konsisten menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat Sidoarjo. Karena itu, usai melaksanakan penyemprotan di 4 lokasi mulai Kecamatan Candi dan Kecamatan Sidoarjo, kali ini penyemprotan difokuskan di lingkungan RW 02, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Sidoarjo.

Tidak hanya 790 rumah warga yang disemprot disinfektan. Akan tetapi sejumlah fasilitas umum lainnya juga disemprot. Diantaranya musala, masjid, balai RT dan RW serta sejumlah sekolah.

“Penyemprotan hari ini merupakan yang kelima kali bersamaan penyemprotan di Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Penyemprotan ini penting, karena kami tak mau masyarakat Sidoarjo menjadi korban Covid-19,” terang Bambamg Haryo Soekartono

Lebih jauh, BHS memaparkan tidak hanya berhenti disitu. Rencananya Sabtu dan Minggu juga bakal dilaksanakan penyemprotan disinfektan di sejumlah lokasi yang berbeda.

“Poinnya adalah membersihkan lingkungan dari virus Corona dengan disinfektan. Sekaligus edukasi kepada publik cara mencegah Corona. Yakni dengan makan makanan bergizi mengandung vitamin C dan E. Karena menurut pakar internasional Vitamin C dan E paling potensial menangkal virus Corona. Hal ini sudah dipraktekkan Singapura hanya dengan vitamin tidak ada angka kematian disana,” imbuhnya.

Petugas penyemprotan bersama warga Sidoarjo yang mendapatkan bantuan penyemprotan desinfektan yang dipimpin langsung oleh BHS

Selain itu, warga diminta mengkonsumsi air daun sirih. Hal ini lantaran banyak mengandung antibiotik dan memberikan imunitas tubuh serta melegakan tenggorokan saat diminum dengan air panas. Selain itu, warga harus sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer atau sering berwudlu. Serta menjaga social distancing atau fisical distance saat berkumpul agar terhindar terhindar dari penyebaran virus Corona.

“Termasuk penggunaan masker. Bahkan sifatnya wajib bagi yang sakit. Kami pun berharap adanya sosialisasi yang mencantumkan nomor yang bisa dihubungi manakala ada warga yang diduga terpapar Corona. Minimal nomot petugas Puskesmas agar pasien dijemput petugas dan tidak berangkat sendiri yang memicu penyebaran virus kemana-mana dan menimbulkan penyebaran baru,” tegasnya.

Bagi mantan anggota DPR RI periode 2014 – 2019 ini, pihaknya sangat mempedulikan kesehatan dan keselamatan warga Sidoarjo lantaran penyebaran virus Corona ini menjadi salah satu virus yang mematikan bagi penderita. Pihaknya menyemprot di sejumlah lokasi karena tidak ingin masyarakat Sidoarjo menjadi korban virus itu. Apalagi, sampai ada korban yang meninggal dunia.

“Bagi kami nyawa rakyat harus dilindungi negara. Karena itu bagian dari hak hidup manusia. Makanya saya berusaha semaksimal mungkin membuat perlindungan terhadap masyarakat Sidoarjo jangan sampai sakit,” paparnya.

Sementara Ketua RW 02 Desa Wedoro, Nur Cholis mengaku sangat senang dengan adanya penyemprotan ini. Menurutnya saat warga butuh ketenangan di tengah mewabahnya virus Corona, BHS dan timnya langsung merespon permintaan warganya. Karena itu sekitar 790 rumah warga di lingkungannya langsung disemprot disinfektan.

“Kami mengapresiasi karena responnya cepat sekali. Harapan masyarakat yang khawatir dengan virus Corona direspoj dengan cepat. Itu memberikan ketengan bagi warga kami. Artinya saat warga butuh sesuatu langsung direspon dengan cepat. Itu harapan warga,” tandasnya.[rea]

Apa Reaksi Anda?

Komentar