Peristiwa

Balita Kakak Beradik di Sampang Keracunan Makanan Kadaluwarsa

Balita korban keracunan jajanan kadaluwarsa.

Sampang (beritajatim.com) – Dua bayi di bawah usia lima tahun (Balita) asal Dusun Bersukun, Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat lantaran mengalami keracunan usai mengkonsumsi makanan ringan kedaluwarsa.

M Toseh, ayah balita korban keracunan mengatakan, sebelum dibawa ke Puskesmas, Minggu (7/3/2021) kemarin, kedua anaknya mengkonsumsi jajanan kemasan instan wafer dan permen. Tak lama kemudian, keduanya lemas dan suhu badan tinggi. Lalu, keduanya dibawa ke Puskesmas terdekat. “Sekarang masih diinfus dan masih menjalani perawatan,” kata Toseh, Senin (8/3/2021).

Terpisah, kepala Puskesmas Ketapang, Susyati membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa kedua pasien balita diduga keracunan bernama Aldo (3,5) dan Anggi (2) kakak beradik. “Alhamdulillah kedua bocah yang diduga keracunan jajanan tersebut sudah ditangani oleh Sauri perawat, yang bertugas di Puskesmas Batulenger. Keduanya sudah menjalani perawatan dan penanganan medis,” tegasnya.

Tak hanya itu, Susyati mengimbau kepada semua orang tua untuk lebih berhati-hati dalam memilih jajanan untuk anaknya. Minimal melihat tanda dan tanggal yang tertera dalam kemasan. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi.[sar/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar