Peristiwa

Peringati Harlah NU

Bakti Sosial Lazisnu Tuban, dari Bedah Rumah hingga Pemberian Beasiswa

Bedah rumah yang dilaksanakan oleh Lazisnu Tuban dalam rangka memperingati Harlah NU ke 98

Tuban (beritajatim.com) – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Tuban melakukan bakti sosial di 98 titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Tuban. Hal itu sebagai rangkaian dalam memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-98, Minggu (28/2/2021).

Bakti sosial tersebut mulai dilaksanakan pada 26 Rajab yang bertepatan dengan lahirnya NU pada 98 tahun silam. Berbagai kegiatan dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Lazisnu terhadap pendidikan dan juga warga kurang mampu terutama yang ada di Kabupaten Tuban.

Ida Mustofah, Ketua Lazisnu Tuban menyatakan, pihaknya melakukan serangakaian kegiatan yang bertepatan dengan Harlah NU yang ke 98 tahun ini. Salah satunya adalah dengan melaksanakan bedah rumah untuk warga kurang mampu.

“Salah satu kegiatan yang kita laksanakan yakni bedah rumah, sementara baru ada dua rumah warga kurang mampu kita renovasi. Satu di Kecamatan Semanding dan satu lagi di Kecamatan Kenduruan. Dimana rumah tersebut sebelumnya tidak layak huni kita bongkar dan kita perbaiki kita tembok,” jelas Ida Musthofah.

Ia menambahkan, selain melakukan bedah rumah, Lazisnu juga melaksanakan pemasangan kaca mirror atau kaca lalu lintas yang diperuntukan untuk pengguna jalan. Terdapat 98 titik yang telah dipasang kaca mirror dan tersebar di beberapa wilayah yang ada di Tuban. Harapannya, pengguna jalan lebih berhati-hati terutama di pertigaan atau perempatan jalan.

Pemberian beasiswa secara simbolis dari Lazisnu Tuban untuk pelajar/santri kurang mampu yang berprestasi.

“Kami juga memberikan santunan kepada penyandang difabel sebanyak 98 orang. Kemudian, melalui dana zakat yang terkumpul kami juga mengalokasikannya untuk salah satu dari delapan asnaf yakni mu’alaf yang kebetulan kurang mampu,” lanjutnya.

Sementara itu, dalam hal pendidikan pihaknya juga memberikan beasiswa kepada santriwan-santriwati berprestasi yang secara ekonomi kurang mampu. Pemberian beasiswa ini diberikan mulai tingkat SMP hingga ke jenjang pendidikan S2 atau magister.

“Pemberian beasiswa ini bervariatif tergantung tingkat pendidikan yang ditempuh dan kebutuhannya. Semisal di tingkat SMP, kami mengalokasikan dana sebesar Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta, sementara di tingkat SMA beasiswa yang diterima Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Sedangkan di perguruan tinggi ada yang sampai mendapatkan beasiswa hingga Rp 5 juta,” pungkasnya. [mut/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk