Peristiwa

Bajak Tegalan Pakai Traktor, Warga Sumenep dicelurit Orang Gangguan Jiwa

Sumenep (beritajatim.com) – Sapraji (40), warga Desa Larangan Perreng, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, luka parah di lengan kanan akibat sabetan celurit Abdul Hadi (65), warga Desa Pragaan Laok.

“Penganiayaan itu terjadi di tanah tegalan milik Pak Kus, di Desa Pragaan Laok,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (10/11/2020).

Penganiayaan itu berawal ketika korban bersama Fathor Rahman menjalankan mesin traktor di tanah tegal milik Pak Kus (almarhum) yang saat ini di kelola oleh Pak Hel. Kemudian datang pelaku (Abdul Hadi) sambil megang arit, mendekat ke Pak Hel.

Tanpa sebab permasalahan yg jelas, tiba-tiba pelaku menyabetkan sebilah arit ke pada perut Pak Hel. namun Pak Hel dengan sigap mundur dan langsung melarikan diri. Setelah itu pelaku mendekat ke Korban yang sedang menjalankan traktor, kemudian langsung menyabetkan arit pada lengan korban sebanyak satu kali.

“Korban pun mengalami luka robek di lengan sepanjang 15 cm. Dalam kondisi luka, korban melarikan diri. Kemudian Fathor Rahman membawa Korban ke Puskesmas Pragaan untuk mendapatkan perawatan,” terang Widiarti.

Penganiayaan itu diduga karena korban di anggap merusak tanda dan batu milik pelaku ketika korban menjalankan traktor di tegalan.
“Berdasarkan keterangan keluarga pelaku, pelaku ini mempunyai gangguan mental,” terang Widiarti.[tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar