Peristiwa

Bahaya!! Tikungan Tajam Jalan Raya Mastrip Dipakai Balap Sepeda Liar

Surabaya (beritajatim.com) – Pandemi virus yang menuntut anak-anak atau remaja lepas jam pendidikan membuat mereka marak menggelar balap sepeda. Tak tanggung-tanggung balap liar ini selain membahayakan, kemenangan joki juga jadi ajang taruhan.

Bahkan hampir setiap malam aksi balap liar sepeda BMX yang dilakukan sejumlah pemuda di Surabaya juga didanai oleh orang dewasa. Yang lebih parahnya lagi aksi balap di Jalan Mastrip, Kedurus terjadi pada Jumat dinihari digelar dengan menutup jalan. Padahal, jalan tersebut merupakan tikungan tajam dengan jarak kurang dari 100 meter adalah perempatan.

“Sering ada balap liar. Selalu digelar lewat tengah malam dan menutup jalan. Padahal tikungan jalan tajam dan ada peremoatan jadi membahayakan,” jelas Setyo Budi (27) pengguna jalan kepada beritajatim.com, Jumat (11/12/3020).

Sebelum balap liar terjadi, mereka menunggu kendaraan besar seperti truk melintas. Tak segan-segan bahkan sebagai dari penonton ada yang menghentikan mobil atau kendaraan yang melintas di Jalan Mastrip. Mereka juga terlihat bergerombol disisi kanan dan kiri jalan.

Sedangkan dua joki menaiki sepeda tampak fokus menginjak pedal kanan dengan maju mundurkan sepeda. Layaknya pembalap merka tampak bersiap memacu sepeda tuk beradu kecepatan. Tak ada pemanasan berkali-kali. Para joki hanya memakai insting mereka untuk menunjukkan saatnya mereka melaju tanpa aba-aba.

Dari pengamatan beritajatim.com selama kurang lebih sejam tidak terlihat petugas Satpol PP, Linmas dan Polisi yang berpatroli. Bahkan menurut warga aksi balap liar ini beberapa kali diobrak oleh petugas Satpol dan Polisi. Hanya saja mereka masih saja melakukan kegiatan tersebut dengan mencuri-curi waktu lenggang.

“Jarang diobrak polisi. Kalau Satpol PP langsung diamankan. Karena biasanya mereka langsung membawa tiga truk besar diangkut semuanya, itu yang membuat sepi,” lanjutnnya.

Sementara itu, Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Irvan Widyanto saat dikonfirmasi pihaknya mengaku akan berkoordinasi dengan Satpol PP. Nantinya para petugas gabungan bisa menggelar razia dilokasi tersebut. Langkah ini ditempuh guna mengusir anak-anak yang bertaruh dan bergerombol di jalanan ini. Sehingga balap liar tak digelar di jalan yang membahayakan.

“Kita akan koordinasi dengan Satpol PP, kita akan melakukan patroli membubarkan itu. Termasuk tidak menutup kemungkinan swab hunter kita turunkan,” tandas Irvan.(man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar