Peristiwa

Bagikan Sembako, Kapolres Malang Borong Nasi Goreng Pinggir Jalan

Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono saat memberikan sembako ke pedagang nasi goreng

Malang (beritajatim.com) – Seorang pedagang nasi goreng di area Pasar Bululawang, Kabupaten Malang, Wahyudianto, tidak henti-hentinya mengucap rasa terimakasih kepada Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono.

Pedagang kaki lima yang belasan tahun menjual nasi goreng itu, Sabtu (17/7/2021) malam ini merasa bersyukur dagangannya ludes diborong Kapolres Malang saat operasi PPKM Darurat sembari membagikan ribuan paket sembako.

Apa yang dilakukan Kapolres ini pun sebagai bagian memberikan sosialisasi kepada masyarakat ataupun pedagang agar mematuhi aturan PPKM Darurat. Kapolres berpesan, para pedagang harus tetap sehat dan menjaga protokol kesehatan selama PPKM Darurat berlangsung.

“Saya beli semua ya, tapi habis ini langsung pulang ya, jaga kesehatan,” kata Bagoes.

Setelah memborong dagangan Wahyudianto, Kapolres memberikan bantuan berupa paket sembako. Paket sembako ini pun diberikan kepada seluruh pedagang yang ada di area Pasar Bululawang.

Pria yang sebelumnya menjabat Kapolres Madiun pun tidak lupa mengingatkan para pedagang agar mematuhi aturan PPKM Darurat.

“Saya sangat berterimakasih kepada Bapak Kapolres. Sekarang ini pendapatan saya menurun drastis, jadi sangat terbantu,” tutur Wahyudianto.

Kebijakan PPKM Darurat di Kabupaten Malang, restoran rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun di pusat perbelanjaan atau mal hanya boleh menyediakan layanan antar dan bungkus, serta dilarang menerima dine in atau makan di tempat.

Kemudian, supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.

Kebijakan ini pun berimbas pada turunnya omset, tidak terkecuali pedagang pinggir jalan seperti Wahyudianto. (yog/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar