Peristiwa

Bagi Bingkisan Lebaran 4.000 Warga di Kota Mojokerto, GBI Rock Terapkan Protokol Kesehatan

GBI Rock Kota Mojokerto membagikan paket bingkisan Lebaran kepada 4.000 warga di Kota Mojokerto.

Mojokerto (Beritajatim.com) – Sebanyak 4.000 paket bingkisan Lebaran diberikan kepada warga di Kota Mojokerto. Paket bingkisan Lebaran ini merupakan agenda rutin Gempita (Gerakan Memberkati dan Peduli Kota) Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Kota Mojokerto setiap menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Karena pembagian di tengah, panitia menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Penerima paket bingkisan Lebaran dari pintu masuk gereja masuk dengan berjalan kaki dan menjaga jarak antara warga satu dengan warga lainnya. Warga juga di cek suhu badan, melewati bilik disinfektan serta memakai hand sanitizer.

Untuk mendapatkan paket bingkisan Lebaran tersebut, warga harus mengelilingi halaman gereja dan mengambil paket bingkisan Lebaran di depan pintu gereja. Sebelumnya warga yang mendapatkan paket bingkisan Lebaran ini menyerahkan kupon yang sebelumnya sudah dibagikan panitia untuk mendapatkan paket bingkisan Lebaran.

Di Kota Mojokerto ada sebanyak 18 kelurahan di tiga kecamatan. Tiap kelurahan dibagi sesuai jadwal, hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan saat pembagian paket bingkisan Lebaran yang diberikan Gempita GBI Rock Kota Mojokerto. Tahun ini merupakan tahun ke 19.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, kedatangan Forkopimda Kota Mojokerto untuk mengecek pendistribusian paket bingkisan Lebaran di tengah pandemi Covid-19. “Kami hadir untuk melihat secara langsung karena sasarannya cukup banyak, ribuan orang,” ungkapnya, Sabtu (8/5/2021).

Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), sehingga Forkopimda Kota Mojokerto ingin memastikan pendistribusian ribuan paket bingkisan Lebaran tersebut sudah sesuai protokol kesehatan apa tidak. Meski berbagi merupakan niat yang baik namun harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kami ingin, niat yang baik, niat yang mulia, berbagi kepada sesama ini jangan sampai ketika tidak mentaati aturan yang ada justru akan menimbulkan dampak negarif adanya persebaran pertambahan angka Covid-19 karena melihat sasarannya yang cukup banyak,” katanya.

Wali Kota perempuan pertama di Kota Mojokerto berterima kasih kepada GBI Rock Kota Mojokerto, karena tidak hanya warga Kota Mojokerto yang mendapatkan paket bingkisan Lebaran, namun juga para Asosiasi Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto. Yakni para camat dan kepala kelurahan.

“Kalau itu, secara pribadi dari Pak Daniel dari GBI Rock Kota Mojokerto karena apresiasi dengan camat dan kelurahan yang membantu pendistribusian paket bingkisan Lebaran di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Sementara itu, Pengarah Gempita Gereja GBI Rock, Pdt DR Daniel Pingardi Yoewoni M.Th mengatakan, pembagian paket bingkisan Lebaran untuk warga di Kota Mojokerto tersebut merupakan ke-19. “Dengan situasi pandemi, kami juga maju mundur karena jumlahnya cukup besar,” tuturnya.

Namun panitia sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Menurutnya, dalam pembagian gampang namun mengumpulkan warga di tengah pandemi Covid-19 yang cukup susah. Ada sebanyak 4.000 paket bingkisan Lebaran yang diberikan kepada warga di Kota Mojokerto di tahun ke-19 ini.

“Ini merupakan toleransi dari GBI Rock. Kenapa kita bagikan saat Idul Fitri? Karena sudah banyak dibagikan saat Natal. Di tengah pandemi saat ini tidak gampang, perusahaan butuh dana, toko butuh dana dan kita coba ternyata ini sudah yang ke-19 kali. Kreteria penerima, diserahkan ke pihak kelurahan sehingga sebagai bentuk apresiasi Camat dan Lurah juga mendapat bingkisan,” jelasnya.

Selain di Kota Mojokerto, pembagian paket bingkisan Lebaran juga diberikan pada warga di dua daerah lainnya. Yakni Tulungagung sebanyak 1.000 paket bingkisan Lebaran dah Sidoarjo sebanyak 500 paket bingkisan Lebaran. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar