Peristiwa

Badan Pengawas Tenaga Nuklir Beri Penghargaan ke Pemkab Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memberi penghargaan ke Pemkab Gresik. Penghargaan tersebut merupakan satu-satu yang diterima pemkab di Jawa Timur.

Wabup Gresik M.Qosim menuturkan, ini merupakan prestasi tersendiri bagi Gresik. Pasalnya, penerima penghargaan ini hanya diterima oleh empat kabupaten, dan enam kota se-Indonesia.

“Indikator terpilihnya Kabupaten Gresik sebagai penerima anugerah Bapeten 2019 karena Pemkab Gresik patuh dan mengikuti ketentuan peraturan perundangan ketenaganukliran,” tuturnya, Rabu (24/07/2019).

Di Gresik, tenaga nuklir dimanfaatkan oleh RSUD Ibnu Sina untuk tenaga medis serta paramedis, dan pasien dari dampak yang ditimbulkan tenaga nuklir.

RSUD Ibnu Sina juga melaporkan secara berkala setiap dua bulan sekali tentang penggunaan alat kesehatan yang memanfaatkan tenaga nuklir. “Harapannya, apresiasi yang diberikan oleh Bapeten bisa emberi, dan memacu semangat kepedulian terhadap implementasi perlindungan keselamatan radiasi di tingkat pengguna, baik untuk keselamatan pekerja, masyarakat, pasien, dan lingkungan hidup,” ungkap M.Qosim.

Selama ini, penggunaan tenaga nuklir di Gresik sudah sesuai indeks keselamatan dan keamanan nuklir. Hal itu ditandai dari laporan hasil Inspeksi, serta laporan keselamatan fasilitas, dan partisipasi aktif dalam perlindungan pasien radiologi melalui sistem Informasi data dosis pasien dan implementasinya.

Beberapa hal lain yang menguatkan penilaian yaitu, aspek yang dinilai pada obyek yaitu mencakup penilaian inspeksi, kepatuhan nilai batas dosis, kondisi kejadian dan respon kedaruratan, serta kepatuhan selama proses perizinan.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, dr Endang Puspitowati mengatakan, beberapa penilaian pihak Bapeten ini adalah berada di ruang lingkup instansinya. “Sejumlah peralatan kesehatan yang mengandung radiasi nuklir yaitu alat-alat radiologi termasuk pelindung diri atau proteksi radiasi. Tenaga nuklir di RSUD Ibnu Sina digunakan untuk foto rontgent, CT Scan (MSCT) cath lab untuk catherisasi jantung, dan mamografi,” tandasnya. [dny/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar