Peristiwa

Awal Tahun, 3 Bencana Alam Terjadi di Pamekasan

Pamekasan (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Pamekasan dan sekitarnya, Rabu (1/1/2020). Hal itu mengakibatkan tiga kejadian bencana alam di tiga titik berbeda.

Tiga kejadian tersebut masing-masing longsor, luapan air sungai hingga pohon tumbang. Ketiganya terjadi di wilayah pantura, yakni di Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Waru.

“Longsor tebing sawah terjadi di Desa Waru Timur, material longsor menutupi akses jalan antar desa. Luapan air juga mengakibatkan pagar puskesmas Waru ambruk dan pohon tumbang terjadi di Desa Waru Barat dan menutupi akses jalan raya,” kata Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus kepada beritajatim.com, Kamis (2/1/2020) malam.

Guna mengatasi persoalan tersebut, pihaknya segera melakukan berbagai langkah dan upaya maksimal sebagai tanggap darurat bencana. “Pasca kejadian, kita langsung melakukan evakuasi atau pembersihan material. Sekaligus menjalin koordinasi bersama instansi terkait,” ungkapnya.

“Termasuk pada hari ini, kita juga bekerjasama dengan TNI-Polri dan masyarakat bergotong royong membersihkan material akibat longsor yang menutupi akses jalan antar desa. Sekaligus memasang galansing (sak diisi tanah atau pasir) di lokasi longsor, agar tidak terjadi longsor susulan,” jelasnya.

Walhasil, kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa. “Alhamdulillah untuk korban jiwa nihil, semoga tidak kembali terulang,” imbuhnya.

Dari itu pihaknya mengimbau seluruh masyarakat, khususnya masyarakat di titik rawan agar selalu waspada terhadap potensi bencana alam. “Kami imbau masyarakat selalu waspada, jika terjadi bencana segera hubungi pemerintah setempat atau langsung kepada BPBD Pamekasan,” pungkasnya. [pin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar