Peristiwa

Awal Tahun 2020, Tiga Desa di Gresik Terendam Banjir Kali Lamong

Gresik (beritajatim.com)– Mengawali di pembuka tahun 2020 banjir masih menghantui masyarakat Gresik Selatan. Hal ini terbukti tiga desa yakni, Desa Banjaragung, Wotansari, dan Pucung yang masuk wilayah Kecamatan Balongpanggang, Gresik, terendam banjir.

Banjir yang melanda di tiga desa tersebut, akibat meluapnya Kali Lamong yang melintasi Kecamatan Balongpanggang.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik.  Banjir yang menggenangi Desa Banjaragung berada di jalan lingkungan RT 01 & RT 02 setinggi 20 – 120 cm dan menggenangi jalan sepanjang 400 meter. Selain itu, 5 rumah warga dan sawah 30 hektar tergenang air.

Hal yang sama terjadi di Desa Wotansari. Dimana, banjir juga menggenangi jalan Lingkungan di RT 03 setinggi 5 – 20 cm, dan jalan tersebut tergenang air sepanjang 100 meter.

Genangan banjir juga melanda Desa Pucung. Jalan lingkungan di desa tersebut tergenang 15 – 20 cm sepanjang 1.000 meter. Tidak hanya itu, jalan poros desa juga tergenang 20 – 50 cm sepanjang 300 meter. Bahkan,  rumah warga tergenang ada 20 rumah. Termasuk diantaranya sawah 29 hektar tergenang banjir.

Terkait dengan kejadian ini, Kepala BPBD Tarso Soegito menuturkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan banjir yang melanda tiga desa akibat meluapnya Kali Lamong.

“Laporan dari lapangan yang baru masuk genangan air mulai ada penurunan saat dihubungi beritajatim.com, Rabu (1/01/2020).

Lebih lanjut Tarso mengatakan, saat ini tim BPBD Gresik sudah meluncur ke lokasi dengan membawa peralatan termasuk perahu karet buat mengevakuasi warga.

“Tim sudah meluncur ke lapangan sambil memantau perkembangan di lokasi,” tandasnya. (dny/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar