Peristiwa

Awal Kemarau, 2 Desa di Ponorogo Minta Droping Air Bersih

Ponorogo (beritajatim.com) – Memasuki musim kemarau, BPBD Ponorogo sudah menyiapkan tiga truk tangki air untuk menyuplai air bersih ke desa-desa di bumi reyog yang dilanda kekeringan.

Biasanya permintaan droping air bersih di awal musim kemarau seperti ini adalah wilayah dataran tinggi. Sebab, masyarakatnya kesulitan mengakses air bersih menggunakan sumur atau sumber lainnya.

“Di awal kemarau ini, kami siagakan tiga truk tangki untuk suplai air bersih di daerah yang mengalami kekeringan,” kata Kalaksa BPBD Ponorogo Imam Basori, Sabtu (25/7/2020).

Untuk sementara, tiga unit kendaraan tersebut dinilai cukup untuk kegiatan droping air bersih di awal kemarau ini. Namun jika kelak jumlah desa penerima semakin banyak, BPBD akan mengajukan bantuan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma.

“Ada dua desa yang sudah mengajukan bantuan air bersih. Yakni Desa Pandak Kecamatan Balong dan Desa Duri di Kecamatan Slahung,” ungkap Imam.

Imam menyebut, jika dua desa tersebut rutin tiap tahun mengajukan droping air bersih. Saat ini tim BPBD masih melakukan survei lapangan terkait usulan kedua desa. Untuk menilai sejauh mana kelayakan bantuan.

Sehingga BPBD bisa mengetahui seberapa besar wilayah di desa tersebut yang dilanda kekeringan. Dan mengetahui berapa banyak kebutuhan air yangbakan didroping ke dua desa tersebut.

“Tim kaji cepat masih mensurvei, sehingga mengetahui besaran air yang akan disuplai  dan kapan akan air bersih tersebut bisa dikirimkan,” pungkasnya. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar