Peristiwa

Awak Angkota Jember Kembali Turun Jalan

Jember (beritajatim.com) – Puluhan orang awak angkutan umum perkotaan (angkota) yang tergabung dalam Paguyuban Insan Transportasi (Pintar) berunjuk rasa di depan gedung DPRD dan Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (11/9/2019).

Mereka menuntut pemerintah daerah bersikap tegas terhadap salah satu operator ojek online yang tidak memiliki kantor perwakilan di Jember. Menurut para awak angkutan kota tersebut, itu merupakan pelanggaran instruksi bupati saat deklarasi damai 13 Agustus 2018.

“Kami menolak tegas aplikator baru yang sudah dan akan beroperasi, karena pasti akan timbul masalah baru,” kata Siswoyo, Ketua Pintar, kepada wartawan.

Jika tuntutan itu diabaikan pemda, maka awak angkota akan mogok. “Kami sudah lelah. Lapar itu makanan sehari-hari bagi kami. Gak ngurus. Seluruh angkutan umum off hari ini. Saya tidak bisa memberikan pasti jumlahnya karena saya tidak sempat menghitumg,” kata Siswoyo.

Yang jelas, menurut Siswoyo, ada 298 angkutan kota di Jember. “Saya tidak tahu jumlah taksi argo, MPU, dan angkutan desa. Tapi yang pasti mereka off hari ini,” katanya. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar