Peristiwa

Avur Kali Gunting Meluap, Rumah Warga di Mojokerto Tergenang

Kondisi jalan Dusun Bekucuk, Desa Tempura, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto yang tergenang air. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Genangan air masuk rumah di Desa Tempura, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto dengan ketinggian 30 cm. Air mengenangkan beberapa rumah di Dusun Bekucuk, Desa Tempura akibat luapan avur Kali Gunting.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, Rabu (9/1/2020) malam, hujan terjadi di sejumlah wilayah yang ada di Mojokerto dan Jombang sehingga menyebabkan debit air avur Kali Gunting naik dan meluap.

“Avur Kali Gunting naik dan meluap ke jalan dan rumah warga di wilayah Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Di jalan cor ketinggian air antara 25 cm sampai 30 cm, ada enam rumah warga yang tergenang air. Dengan ketinggian antara 5 cm sampai 30 cm,” ungkapnya, Kamis (9/1/2020).

Kondisi Sungai Ngingasrembyong yang penuh tanaman enceng gondok. [Foto: misti/beritajatim]
Selain masuk rumah warga, lanjut Zaini, air juga masuk sejumlah fasilitas umum. Diantara di halaman SDN Tempuran setinggi 5 cm. Tak hanya fasilitas umum, luapan avur Kali Gunting juga meluap ke area persawahan dengan luas kurang lebih 30 hektar.

“Sawah dengan tanaman pagi yang tergenang sekitar 30 hektar, untuk lahan tebu yang tergenang seluas 10 hektar. Saat ini ketinggian air mengalami kenaikan, namun cuaca terpantau cerah. Sementara kondisi Sungai Ngingasrembyong di sekitar dipenuhi tanaman enceng gondok,” jelasnya.

Zaini menambahkan, saat ini pihaknya melakukan pembersihan secara manual tapi menurutnya tak maksimal. Lantaran dibutuhkan alat berat untuk membersihkan tanaman enceng gondok. Dari hasil koordinasi dengan pihak terkait, alat berat akan didatangkan dan akan dilakukan pembersihan pada, Jumat (10/1/2020) besok.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar