Peristiwa

Atasi Banjir Tempuran, Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Akan Pasang 5 Pompa

Petugas melakukan pembersihan sampah di pintu air DAM Sipon. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Banjir yang merendam dua dusun di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto menjadi langganan saat musim hujan. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto akan memasang lima pompa.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Bambang Purwanto mengatakan, pompa-pompa tersebut diharapkan bisa menjadi solusi untuk mengatasi persoalan banjir di Dusun Bekucuk dan Dusun Tempuran, Desa Tempuran, Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto.

“Kami tawarkan ada beberapa pompa yang sekarang kami masih mengkaji di lapangan terkait debit air banjir dengan kapasitas pompa apakah efektif jadi perlu kajian terlebih dahulu. Pompa-pompa tersebut kapasitasnya terbatas yakni ukurannya 8 dim dan 4 dim,” ungkapnya, Minggu (9/2/2020).

Masih kata Bambang, pompa-pompa tersebut nantinya dipasang di area permukiman warga untuk mengurangi debit air . Namun permasalahannya, tambah Bambang, aliran pembuangan pompa tersebut jika dialirkan ke sungai setempat tidak memungkinkan karena kapasitas sungai juga sudah overloud.

“Kami punya lima pompa untuk kapasitasnya masih dihitung. Kemarin, kami melakukan pembersihan sampah yang menyumbat aliran sungai dan pemantauan di DAM Sipon untuk mendeteksi debit air yang masuk dari aliran Kali Gunting yang menjadi penyebab banjir di Desa Tempuran,” katanya.

Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS) Provinsi Jawa Timur untuk mempersiapkan penanganan banjir jangka panjang. Dari BBWS sendiri sudah mempersiapkan Detail Engineering Design (DED) yang akan diterapkan di DAM Sipon tersebut.

“Kemarin sudah kita singkronkan karena kita yang berada di lapangan, sementara untuk penanganan banjir jangka panjang kan dari BBWS. Sehingga kita juga berkoordinasi dengan BBWS terkait masalah banjir di Desa Tempuran,” tegasnya. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar