Peristiwa

Asyik Ngopi di Warung Cantik, Yono Dipukuli Orang, Ini Motifnya

Tuban (beritajatim.com) – Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Parengan, Polres Tuban menangkap dua orang pemuda pelaku pengeroyokan terhadap seorang pemuda sesama pelanggan warung kopi Cantik yang berada di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban.

Keduanya adalah Dicky Mujiarto (22) dan Supriono (24), warga Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Sedangkan untuk korbannya adalah Yono Setiawan (23), pemuda asal Dusun Tegalboro, Desa Pancing, Kecamatan Parengan, Tuban, Rabu (24/4/2019).

Peristiwa pengeroyokan yang dialami oleh Yono itu sudah terjadi pada pekan lalu, yang mana saat itu ia sedang asyik bersantai ngopi di Warung Cantik yang ada di Desa Parangbatu itu. Korban yang tidak membawa teman kemudian bertemu dengan kedua pelaku di warung tersebut. “Kedua pelaku itu melakukan pemukulan terhadap korban secara bergantian. Pelaku memukul korban dengan tangan kosong pada bagian hidungnya,” terang AKP Mustijat Priyambodo, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Mendapat perlakukan kekerasan dari kedua pelaku itu, Yono tidak sampai memberikan balasan meski sempat membuat seisi warung kopi itu gaduh. Selanjutnya korban berhasil diselamatkan oleh pemilik warung yang saat itu langsung melerai aksi pengeroyokan tersebut.

“Korban mengalami luka memar pada wajahnya bagian hidung dan kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Parengan. Kemudian petugas yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil menangkap kedua pelaku,” tambahnya.

Adapun dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, aksi pengeroyokan itu dilakukan lantaran korban dinilai pernah menggoda istri dari salah satu pelaku. Namun, waktu digoda oleh korban, wanita yang merupakan istri salah satu pelaku itu masih belum menikah dan baru bertunangan.

“Awalnya korban pernah menggoda istri pelaku saat masih tunangan. Setelah pelaku menikah, pelaku bertemu dengan korban dan warung kopi dan kemudian mengajak temannya untuk memukuli korban,” sambung AKP Mustijat.

Akibat perbuatannya itu kini kedua pemuda yang melakukan pengeroyokan terhadap pelanggan warung kopi itu sudah diamankan untuk proses lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan pasal 170 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas lima tahun.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar