Peristiwa

Arus Lalu Lintas di Jalur Pantura Tuban Terpantau Sepi

Situasi arus Lalu Lintas di jalan Tuban-Semarang jalur Pantura Tuban yang sepi kendaraan. [Foto:M Muthohar]

Tuban (beritajatim.com) – Situasi arus lalu linta di Jalur Pantura Tuban yakni di Jalan Tuban menuju Semarang maupun Tuban ke arah Surabaya sejak setelah hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah sampai dengan saat ini kondisinya masih terbilang sepi, Minggu (16/5/2021).

Hal tersebut berbeda dengan hari raya tahun-tahun lalu, yang mana jalur Pantura Tuban sangat ramai. Para pemudik terutama kendaraan pribadi dari luar Jawa Timur yang melintas di jalur tersebut. Sepinya pemudik yang melintas di Tuban itu dipicu karena adanya larangan mudik dari pemerintah.

“Bedanya sangat jauh dengan tahun-tahun kemarin, memang sepi sekali jalannya. Jarang sekali mobil pribadi yang melintas,” kata Jony (34), salah satu warga yang tinggal di pinggir jalur Pantura Tuban, Kecamatan Jenu.

Selain karena jarang pemudik yang melintas, sepinya jalur Pantura Tuban tersebut juga karena kendaraan besar atau kendaraan barang sampai dengan saat ini juga belum beroperasi.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tuban, AKP Argo Budi Sarwono menyatakan bahwa memang sejak pelaksanaan Operasi Ketupat 2021, arus lalu lintas di Jalur Pantura Tuban tebilang sepi. Terutama untuk kendaraan pribadi atau pemudik yang akan masuk wilayah Jawa Timur maupun sebaliknya.

“Secara umum ya jelas penurunan jumlah kendaraan yang melintas selama Operasi Ketupat 2021. Kalau tahun ini operasi ketupat berlangsung 12 hari saja,” terang Argo.

Adapun sampai dengan saat ini penyekatan larangan mudik masih terus dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Tuban, TNI, Satpol PP, Dishub dan juga tim Dinas Kesehatan di perbasan Jatim-Jateng. Kendaraan yang akan masuk ke wilayah Jatim dilakukan pemeriksaan ketat dan pengemudinya harus menjalani rapid tes antigen. Selain itu, puluhan kendaraan diputar balik dalam setiap harinya. [mut/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar