Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Arus Balik Lebaran 2022, Pelabuhan Pengumpan Paciran Terkendali

Pelabuhan Perintis Paciran

Lamongan (beritajatim.com) – Situasi lalu lintas penyeberangan kapal Ferry di Pelabuhan Pengumpan Regional (PPR) Paciran, Lamongan terpantau normal dan terkendali selama arus balik libur Lebaran 1443 H/2022 M.

“Iya, pantauan hingga saat ini kondisi aktivitas penyeberangan di pelabuhan Paciran masih normal dan terkendali. Arus balik lebaran kali ini mengalir seperti biasa meski ada peningkatan,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Operasional UPT PPR Lamongan, M. Askur, Senin (16/5/2022).

Menurut Askur, tak ada antrean kendaraan para penumpang yang signifikan di pelabuhan perintis tersebut. Jikapun ada antrean, itu disebabkan aktivitas bongkar muat serta turun naiknya penumpang kapal.

“Tidak ada kepadatan kendaraan baik di luar maupun di dalam pelabuhan Paciran. Adapun kendaraan yang antre karena memang menunggu naik turun penumpang kapal Ferry,” terangnya.

Tercatat penumpang yang naik kapal atau keberangkatan mulai tanggal 4 sampai 13 Mei 2022 di pelabuhan Paciran berjumlah 1.222 penumpang dalam kendaraan.

“Untuk yang turun atau datang pada H+2 sampai H+12, tanggal 15 Mei 2022 tercatat berjumlah 1.317 penumpang dalam kendaraan,” imbuhnya.

Mengenai jumlah kendaraan penumpang, Askur merinci, ada 259 kendaraan roda dua dan 103 kendaraan roda empat yang naik. Sedangkan untuk yang turun kapal ada 258 kendaraan roda dua dan 96 roda empat.

Lebih lanjut Askur menuturkan, jika dibandingkan dengan arus mudik kemarin, jumlah arus balik hingga saat ini jumlahnya ada peningkatan. Menjelang lebaran, ia menyebut, ada 1.160 penumpang yang turun (datang) dan 851 penumpang yang naik (berangkat) dalam kendaraan.

“Saat arus mudik mulai H-15 sampai H-1, ada sebanyak 174 kendaraan roda dua dan 183 roda empat yang turun. Sedangkan yang naik ada 217 kendaraan roda dua dan 132 kendaraan roda empat. Terhitung mulai tanggal 17 sampai dengan 28 April 2022,” sebutnya.

Seperti diketahui, PPR Paciran ini melayani 3 penyeberangan penumpang pulang pergi (PP) yang meliputi lintasan Pelabuhan Paciran, Lamongan – Pelabuhan Bawean, Gresik, lalu Paciran – Garongkong, Mangempang Kecamatan Barru, Sulawesi Selatan, serta Paciran – Bahaur Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Untuk melayani penyeberangan tersebut, pihak pelabuhan telah mengoperasikan sebanyak 3 (tiga) kapal motor penumpang (KMP), di anraranya KMP Gili Iyang, KMP Dharma Kencana, KMP Drajat Paciran.

“Selama arus mudik dan balik Lebaran 2022, kami juga mendirikan posko pelayanan terpadu dan meningkatkan fasilitas bagi penumpang. Semoga bisa memberikan kemudahan dan rasa nyaman untuk pemudik atau penumpang kapal,” pungkas Askur. [riq/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar