Peristiwa

Arek Ndayaan Malang Bagi Sembako pada Warga Tak Mampu

Malang (beritajatim.com) – Sejumlah pemuda Dusun Kendayaan (Dayaan), Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, menyalurkan paket sembako kepada para janda yang kurang mampu.

Para pemuda yang tergabung dalam Arek Ndayaan atau Arenda itu membagikan sekitar 75 paket sembako di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19, Minggu (31/5/2020).

Kepala Dusun Kendayaan, Subandi mengatakan bahwa, pembagian paket sembako ini merupakan inisiatif dari pemuda Arenda. Mereka menggalang donasi secara swadaya dari masyarakat setempat.

“Ini murni digagas para pemuda yang peduli kepada warga kurang mampu untuk setidaknya meringankan beban mereka di tengah wabah Covid-19. Kegiatan ini juga didukung pak Kades Gondanglegi Wetan, H Masrudi FR,” kata Subandi.

Paket sembako itu sendiri berisikan beras, telur, minyak goreng, mi instan, gula, dan teh. Kegiatan sendiri memang baru pertama kali dilakukan, dan rencananya akan berlanjut jika pandemi Covid-19 belum mereda.

Terpisah, Koordinator Pemuda Arenda, Defri Dian Sandi menyampaikan, meski dari pemerintah sudah ada bantuan yang diberikan, namun dirinya dan rekan-rekannya juga ingin melakukan aksi nyata berkontribusi kepada masyarakat.

“Ini bantuan dari masyarakat untuk masyarakat. Kita ingin penyaluran bantuan ini merata dan bisa dinikmati seluruh masyarakat, terutama yang kurang mampu,” ucapnya.

Lebih jauh, selain membagikan paket sembako, pemuda Arenda juga memberikan imbauan kepada warga agar tetap menjaga pola hidup sehat. Seperti selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, tetap menjaga jarak, memakai masker, serta tidak berpergian keluar rumah jika tidak terlalu penting.

“Kami berikan himbaun karena kan mayoritas warga di sini sudah sepuh. Mereka cukup rentan tepapar virus jika tidak menjaga pola hidup sehat. Jadi selain menggelar aksi sosial, kami sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. Harapannya ya semoga Covid-19 ini segera berlalu,” pungkas Defri. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar