Peristiwa

Area Stadion Kanjuruhan Jadi Dapur Umum, Masakan untuk Warga Tak Mampu

Malang (beritajatim.com) – Polres Malang bersama Kodim 0818 Kabupaten Malang – Kota Batu membuka dapur umum untuk memasak makanan dalam jumlah besar. Makanan yang nantinya dibagikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Untuk pertama kalinya, dapur umum tersebut dibuka di area Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, mulai hari ini Rabu (15/4/2020). Beberapa masyarakat yang mendapat makanan gratis seperti, tukang becak, ojek online, dan masyarakat kurang mampu.

Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menyampaikan jika dalam sehari, dapur umum ini bisa menyediakan sedikitnya 300 porsi makanan.

“Dapur ini sekali membuat bisa 300 porsi. Untuk hari ini kita siapkan 600 porsi, ini kita bagikan kepada warga masyarakat seperti tukang becak, dan warga lainnya yang tidak mampu. Terutama kepada warga yang terdampak virus corona ini,” kata Hendri, Rabu (15/4/2020).

Hendri menjelaskan, kegiatan bagi-bagi makanan dari dapur umum ini akan dilaksanakan paling tidak 3 kali seminggu.

“Dan nanti di setiap polsek yang sudah ada warganya terdampak positif, disitu kan pasti ada pengetatan kawasan phsycal distancing, itu akan kita bagikan kesana makanannya. Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan langsung membagikan ke rumah penduduk. Ini merupakan salah satu program kemanusiaan dari Polres Malang dengan Kodim 01818, makan yang penting sekarang,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0818, Letkol Inf Ferry Muzawwad menegaskan bahwa dibukanya dapur umum ini sebagai bentuk kepedulian aparat keamanan kepada masyarakat di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 atau Covid-19.

“Kita berikan bantuan kepada masyarakat khususnya yang kurang mampu. Dengan adanya stay at home, maka dalam hal ini kepolisian, TNI dan pemerintah itu sama-sama membantu kesulitan rakyat yang terdampak,” ucap Ferry.

Tidak hanya di Kepanjen, dapur umum itu nantinya akan dibuka di beberapa wilayah lain di Kabupaten Malang. “Nanti keliling. Sementara ini di Kepanjen, besok bisa dimana saja, seterusnya. Khususnya desa yang terdampak, yang ada dinyatakan pasien positif,” Ferry mengakhiri. [yog/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar