Peristiwa

Api Sambar BBM di Botol, Warung Bakso dan Toko di Tuban Ludes Terbakar

Kejadian kebakaran warung bakso dan toko kelontong di Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Tuban yang sempat direkam warga.

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Desa Dusun Gesikan, Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban digegerkan dan sempat dibuat panik dengan kebakaran hebat yang terjadi di sebuah bangunan yang dijadikan sebagai warung bakso dan juga mie ayam serta toko kelontong, Selasa (2/3/2021) siang.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian kebakaran yang menganguskan warung beserta isinya itu. Diduga kebakaran tersebut terjadi lantaran korban pemilik warung sedang menyalakan api dari kompor yang kemudian apinya menyambar Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berada di dalam botol di dalam warung Bakso tersebut.

Data yang dihimpun beritajatim.com, warung bakso yang ludes terbakar itu diketahui milik Muhamad Abdul Rohman(33), yang merupakan warga desa setempat. Kejadian itu berawal saat korban sedang memulai aktivitas dengan persiapan untuk memasak bakso dan mie ayam dengan menyalakan kompor LPG.

“Korban awalnya menyalakan kompor gas LPG untuk memasak Bakso dan Mie ayam. Tiba-tiba ada percikan api menyambar botol bensin (BBM), terang IPTU Agus Setiono, Kapolsek Grabagan, Polres Tuban saat dikonfirmasi terkait kejadian kebakaran itu.

Setelah botol yang terkena percikan api dari kompor gas itu, kemudian mengakibatkan terjadinya ledakan dari botol yang berisikan BBM tersebut. Sehingga dengan cepat api langsung membesar dadi membakar bangunan warung Bakso dan Mie Ayam yang sebagian  besar terbuat dari kayu.

“Melihatnya warungnya terbakar, korban langsung berteriak meminta tolong pada warga sekitar dan kemudian warga melaporkan kejadian kebakaran itu ke Polsek Grabagan,” tambahnya.

Petugas dari Polsek Grabagan, Polres Tuban yang mendapatkan laporan adanya kebakaran itu langsung meminta bantuan kepada petugas PMK dari BPBD Tuban untuk memadamkan api. Dengan dibantu oleh sejumlah warga petugas pemadam dari pos BPBD Rengel akhirnya berhasil memadamkan api yang dengan cepat membakar warung bakso dan mie ayam tersebut.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini. Untuk kerugian material berupa gerobak bakso, barang-barang kelontong yang dijual. Akibat dari kejadian kebakaran tersebut korban ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 50 juta rupiah,” pungkasnya.[mut/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar