Peristiwa

Api di Tungku Nyala Lalu Ditinggal Ngopi, Rumah Kakek ini Ludes Terbakar

Tuban (beritajatim.com) – Sebuah rumah di kawasan pemukiman padat penduduk di gang buntu kawasan Kebonalas, Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Kota Tuban, Kabupaten Tuban, ludes terbakar, Sabtu (21/3/2020).

Rumah tersebut ditempati Nur Arifin (57), seorang kakek sebatang kara. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran itu. Pasalnya saat kejadian itu korban sedang keluar rumah dan ngopi di warung yang tak juah dari rumah itu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, peristiwa itu membuat warga sempat panik dan geger. Pasalnya saat diketahui oleh warga, api sudah membesar dan dengan cepat membakar bangunan rumah itu. “Warga di sini ya panik mas, karena memang rumahnya padat. Dan apinya dengan cepat sudah langsung membesar,” ujar Hari, salah satu warga yang ada di lokasi kejadian kebakaran itu.

Mengetahui api dengan cepat sudah membumbung tinggi itu, sejumlah warga berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya. Selain itu sejumlah warga juga langsung melaporkan kebakaran di gang sempit itu kepada pihak PMK BPBD Tuban lantaran takut api merembet pada rumah lainnya. “Gangnya kecil, jadi PMK sulit untuk masuk. Tadi ada dua PMK yang datang, tapi yang PMK besar tidak bisa masuk ke lokasi,” ungkap warga lainnya.

Selain mendatangkan dua unit kendaraan PMK, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban juga membawa dua kendaraan tangki untuk suplay. Kebakaran berhasil dipadamkan oleh petugas PMK bersama dengan anggota Polres Tuban, TNI dan juga warga masyarakat dalam kurun waktu lebih dari satu jam.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, kejadian kejadian kebakaran itu berawal saat penghuni rumah itu yakni Nur Arifin sedang memanasi sayur di tunggu yang masih menggunakan bahan bakar kayu. Namun, setelah menyalakan api ditungku itu korban langsung keluar berangkat Ngopi dan lupa tidak mematikan api tersebut.

“Waktu itu saya ngopi di warung, tiba-tiba dikabari kalau rumah terbakar. Saya ya kaget,” ungkap Nur Arifin (57), seorang kakek sebatang kara yang menempati rumah tersebut.

Petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait dengan kebakaran yang menghanguskan rumah beserta isinya itu guna mengetahui penyebab pasti dari kebakaran itu. Adapun untuk kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar