Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Aparat Gabungan Berikan Penekanan Kepatuhan PPKM Darurat Kepada Pengelola Swalayan

Bojonegoro (beritajatim.com) – Aparat bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro melakukan imbauan dan penekanan guna mendukung pemberlakuan PPKM Darurat yang diterapkan hingga 20 Juli 2021.

Operasi penekanan kepatuhan dilakukan setelah melaksanakan rapat koordinasi terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat bagi pengelola supermarket, pasar swalayan, dan pemilik cafe atau warung kaki lima.

Pasi Intel Kodim 0813 Bojonegoro, Kapten Inf Suko Maulono, yang turut dalam operasi penekanan kepatuhan pelaksanaan PPKM Darurat mengatakan, untuk turut menjalankan aturan PPKM Darurat tersebut, maka perlu kesadaran bersama agar bisa memutus penyebaran Covid-19.

“Untuk mendukung pemberlakuan PPKM Darurat ini selain memberikan sosialisasi dan imbauan, juga dilakukan penandatangan surat pernyataan kesanggupan kepatuhan bermaterai kepada pengelola swalayan,” ujarnya, Minggu (18/7/2021).

Kebijakan tersebut diputuskan pemerintah usai lonjakan kasus covid-19 pascalebaran dan kemunculan varian baru virus corona. PPKM Darurat ini dilakukan lebih ketat, karena disertai sanksi administrasi dan pidana.

“Warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, lapak jajanan, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi di swalayan, mal, tidak boleh melayani makan di tempat,” pungkasnya.

Sementara diketahui, dalam operasi tersebut juga melibatkan, diantaranya Kabag Ops Polres, Kompol Eko Dani Rinawan, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Ninik Susmiati, Kalaksa BPBD Bojonegoro, Ardhian Orianto, Kepala Satpol PP, Arief Nanang, Kadis Perdagangan, Sukemi, Kadis PTSP (Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Yusnita Liasari, Kabag Humas Pemkab Bojonegoro, Triguno Sujono Prio, dan KBO Sat Intel Polres Bojonegoro, Iptu Joko Sutrisno. [lus/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar