Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Antrean Kendaraan dan Petani Mengular di SPBU Selosari Magetan

Antrean kendaraan di kawasan SPBU Selosari Magetan, Selasa (18/10/2021) (foto: Miftakhul Erfan for beritajatim.com)

Magetan (beritajatim.com) – Pengurangan jatah pembelian BBM jenis solar, membuat solar seolah langka di Magetan. Bahkan sudah lima hari ini pemandangan antrian panjang kendaraan yang membeli solar di SPBU hingga mengular di jalan raya, salah satunya di SPBU Kelurahan Selosari, Kecamatan Magetan.

Truk dump, truk biasa, pick up, hingga bus sudah mengantri sejak pukul 2.00 wib Selasa dini hari tadi (19/10/2021). Bahkan antrian panjang kendaraan mengular hingga satu kilometer.

“Susah ini, harusnya waktunya pulang ini tapi antri sejak jam dua tadi pagi masih belum dapat. Antrean panjang mas ada kalau satu kilometer,” terang Utama Berlian, sopir truk sampah dari Dinas Kebersihan Pemkab Magetan.

Tak hanya Utama, Eka salah satu pengemudi angkutan sayur juga menunggu sejak pukul 03.00 dini hari. Hingga pukul 08.30, dirinya tak kunjung dapat solar untuk distribusi sayur. “Antrean seperti ini sudah sejak 5 hari yang lalu, cari solar di SPBU seluruh Magetan ya sama ngantri, malah ada yang kosong. Ya harapan kepada pemerintah gimana biar cari solar gak susah gitu aja,” kata Eka.

Petugas dari SPBU pun kewalahan mengatur antrian yang berjubel di pintu masuk. Banyak kendaraan saling serobot khawatir tidak kebagian jatah solar.

Tak sedikit para pemilik kendaraan pribadi berbahan bakar solar dan kendaraan dinas memilih untuk membeli solar dex karena tidak mau mengantri lama karena tuntutan jam kerja. “Ya terpaksa pak beli solar dex karena hindari antrean panjang aja, selain itu saya dituntut jam kerja, habis waktunya kalo dipakai mengantri,” kata Purwadi, supir mobil box.

Para sopir dan pemilik kendaraan berbahan bakar solar ini hanya berharap kondisi kelangkaan solar ini bisa segera teratasi dan stok normal kembali. Dengan banyaknya antrian dan solar kosong, banyak aktivitas perekonomian warga yang mayoritas menggunakan kendaraan berbahan bakar solar jadi terhambat. (fiq/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar