Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Antisipasi PMK, SMKN Puspo Pasuruan Temukan Probiotik Bagi Ternak

SMKN Puspo Pasuruan

Pasuruan (beritajatim.com) – Merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ternak di Kabupaten Pasuruan, menginspirasi sejumlah siswa SMKN Puspo, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan untuk berinovasi.

Mereka menciptakan ramuan probiotik alami sebagai suplemen untuk sapi.

Selain untuk menjaga daya tahan tubuh sapi, probiotik karya siswa SMK Puspo ini juga diklaim bisa meningkatkan nafsu makan ternak. Ninuk Merdiana Oktaviana, guru pendamping siswa SMK Puspo, menyatakan jika penemuan terkait probiotik ini awalnya dikembangkan dari penelitian saat pandemi Covid-19.

Sebelumnya ia dan para siswa berhasil membuat penguat antibody Covid-19. Saat melihat kemunculan wabah PMK, mereka pun berinisiatif mengembangkan probiotik sebagai suplemen untuk sapi.

“Dulu pernah juga bikin probiotik untuk Covid. Tapi sekarang, bikin lagi probiotik hewan ternak khususnya untuk sapi,” ujar Ninuk.

Cara membuat probiotik sapi ini pun cukup sederhana. Bahan-bahannya pun mudah didapatkan.

Probiotik sapi karya pelajar SMK Puspo ini terbuat dari campuran susu segar, kunyit, ragi, tetes tebu, air suling, air kelapa, dan arang kering. Semua bahan kemudian tinggal dicampurkan didalam blender.

“Selain melindungi dari bakteri dan virus, probiotik ini bisa menambah nafsu makan dan memperbaiki peradangan organ dan pencernaan ternak. Jadi diharapkan prebiotik ini bisa menambah daya tahan tubuh ternak,” ungkapnya.

Sementara itu, Arya Krisna, salah satu siswa, mengungkapkan jika probiotik sapi buatannya ini bisa dimanfaatkan dengan dua cara. Kedua cara ini difungsikan untuk menjaga ternak dari dalam dan luar.

Seperti halnya cara pertama dengan diminumkan langsung kepada sapi. Kedua para peternak juga bisa menyemprotkan probiotik ini ke kandang-landang sebagai pengganti cairan desinfeksi.

Ada dua cara pengaplikasiannya, bisa langsung diminum, atau disemprotkan seperti disinfektan. Harapannya, probiotik ini bisa mencegah agar tidak ada ternak yang terinfeksi virus,” ucap Arya.

Probiotik alami karya siswa SMK Puspo ini pun dibagikan secara gratis kepada peternak-peternak di sekitaran lereng gunung Bromo. Menurut Ragil Pambudi, peternak sapi, dirinya mengaku sangat terbantu dengan inovasi probiotik ini.

“Alhamdulillah, bisa untuk antisipasi mencegaj PMK di daerah Puspo. Sehingga tidak ada ternak yang terjangkit PMK di Pasuruan ini, ” pungkasnya. (ada/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar