Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Antisipasi Lonjakan Covid, Obyek Wisata di Jombang Tutup 12 Hari

Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno

Jombang (beritajatim.com) – Obyek wisata yang ada di Kabupaten Jombang akan ditutup selama 12 hari selama perayaan Nataru (Hari Natal dan Tahun Baru). Hal itu dilakukan sebagai langkah mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19. Juga untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Penutupan dimulai 24 Desember 2021 sampai tanggal 4 Januari 2022. Pernyataan itu ditegaskan Juru Bicara Satuan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jombang, Budi Winarno, Senin (6/12/2021). “Selama itu seluruh obyek wisata di Jombang tutup,” kata Budi.

Budi yang juga Kepala Dinas Kominfo (Komunikasi dan Informatika) Jombang ini menungkapkan bahwa hingga saat ini pandemi belum usai. Meski begitu dia mengakui bahwa kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang menurun dratis. Hingga saat ini di Jombang hanya ada 4 kasus Covid-19 aktif.

Dari jumlah itu, tiga orang menjalani perawatan di rumah sakit, dan satu orang isolasi mandiri (isoman). Sedangkan dilihat dari status di 21 kecamatan, hanya tiga yang masuk zona kuning. Selebihnya sudah zona hijau atau nihil kasus. Tiga kecamatan zona kuning atau rendah penularan Kecamatan Jombang, Plandaan dan Gudo.

Meski demikian, Satgas Penanggulangan Covid-19 Jombang meminta masyarakat tidak terlena. Dalam arti, meski kasus turun, disiplin prokes (protokol kesehatan) tidak boleh kendur. Yakni tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, serta menjauhi kerumunan.

“Karena dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. Sekali lagi, meski Covid melandai, protokol kesehatan tidak boleh abai,” tegas Budi. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Anoa Dataran Rendah Koleksi KBS Mati

Unik dan Lucu, Lomba Sugar Glider di Surabaya

Aryo Seno Bicara Organisasi Sayap PDI Perjuangan