Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Antisipasi Longsor Susulan, Personel BPBD Ponorogo Siaga di Desa Tugurejo

Petugas BPBD dan warga menyingkirkan material longsoran. (Foto/BPBD Ponorogo)

Ponorogo (beritajatim.com) – BPBD Ponorogo menyiagakan 3 personel untuk pemantauan pasca longsor di Dusun Tugunongko Desa Tugurejo Kecamatan Slahung Ponorogo. Sebelumnya, pada hari Sabtu (20/11) lalu telah terjadi tanah longsor di dusun tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut. Namun, batu dan material longsor memenuhi badan jalan. Akibatnya, memutus jalan penghubung antara Desa Tugurejo, Ponorogo dengan Desa Gemaharjo, Kecamatan Tegalombo, Pacitan.

“Setiap hari, mulai kemarim sudah kita piketkan 3 personel dari BPBD Ponorogo,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo Setyo Budiono, Senin (22/11/2021).

Pasca longsor, jalan yang menghubungkan Desa Tugurejo dan Dukuh Kali Gondang Desa Gemaharjo Pacitan tidak bisa dilewati warga. Tiga personel yang dikerahkan itu, selain untuk pemantauan, juga melakukan mapping lokasi zona longsor. Selain itu juga melakukan antisipasi potensi longsoran yang menimpa rumah warga.

“Longsor pertama kemarin memang tidak menerjang rumah warga, namun kita lakukan antisipasi jika itu terjadi. Sebab potensi longsor lanjutan tetap ada. Apalagi jika hujan kembali mengguyur wilayah tersebut,” ungkapnya.

Pasca terjadi longsor, BPBD Ponorogo kata Budi juga langsung melakukan evakuasi warga yang rumahnya dekat dengan lokasi longsor. Sedikitnya ada 9 kepala keluarga (KK) yang diungsikan ke tempat yang lebih aman. Tidak lupa, Budi juga menyiapkan logistik untuk warga yang mengungsi. Seperti makanan, minuman dan obat-obatan.

“Mengantisipasi longsor susulan, ada sebagian warga yang dekat dengan lokasi longsoean kita ungsikan ke tempat yang lebih aman. Logistik untuk mereka juga sudah kita siapkan,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar