Peristiwa

Antisipasi Kriminalitas dan Penyebaran Covid-19, Desa Ini Terapkan Jam Malam

Mojokerto (beritajatim.com) – Meningkatnya tingkat kriminalitas di wilayah Kabupaten Mojokerto, hampir semua desa dan lingkungan menerapkan pembatasan lingkungan hingga jam malam. Selain untuk menjaga lingkungan agar tetap aman, masyarakat juga turut andil dalam percepatan penanganan Covid-19.

Salah satunya, di Desa Jampirogo, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Pembatasan aktivitas di lingkungan diberlakukan sejak pekan lalu. Penutupan semua gang yang ada di lingkungan merupakan hasil musyawarah masyarakat. Banyak faktor yang membuat lingkungan memutuskan memberlakukan jam malam.

“Alhamdulillah kita sudah siaga satu minggu ini dengan melakukan penutupan seluruh gang masuk. Ini juga salah satunya cara untuk mendukung pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19,” ungkap Kepala Dusun Jampirogo, Desa Jamporogo, Mujahidin, Sabtu (9/5/2020).

Dengan penutupan akses memasuki permukiman, masyarakat hanya memanfaatkan sistem satu pintu atau one gate system untuk keluar-masuk pemukiman. Sehingga warga luar desa tak bisa keluar-masuk tanpa izin. Mereka terlebih dulu diminta melapor dan menjelaskan tujuan kedatangan kepada petugas pos jaga.

“Khususnya malam hari. Magrib sampai selesai salat tarawih, jalan masuk ditutup total. Dibuka lagi habis tarawih, itu pun dijaga warga. Masyarakat juga sepakat, jika ada tamu dari luar daerah diminta untuk kembali. Langkah itu sebagai antisipasi dalam menjaga lingkugan agar tetap aman dari persebaran Covid-19,” jelasnya.

Sementata warga yang memiliki tempat kos diminta tak membuka lagi atau menerima penghuni baru. Menyusul, situasi saat ini justru rentan dimanfaatkan pelaku kejahatan. Sebelumnya di warga mengendus adanya percobaan pencurian pikap L-300. Hanya, aksi curanmor tersebut tidak membuahkan hasil.

“Kita berupaya antisipasi virus. Mudah-mudahan aman-aman saja. Ini yang menjadi antisipasi kami untuk melakukan penjagaan jam malam. Sebelumya di Perum Japan Asri kan juga ada curanmor. Itu terjadi pas waktu salat Magrib. Jadi selain antisipasi tindak kriminalitas juga antisipasi penyebaran Covid-19,” tegasnya. [tin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar