Peristiwa

Antisipasi Kerusuhan Pasca Pemilu, Kodim Jember Koordinasi dengan Polisi

Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar

Jember (beritajatim.com) – Penyelenggaraan Latihan Posko –I Kodim 0824/Jember yang dibuka oleh Kepala Staf Korem 083/Bdj (Kasrem 083/Bdj) Letkol Arm Budi Santoso, dilaksanakan selama 3 hari yaitu pada tanggal 20-22 Mei 2019, dengan thema Kodim 0824/Jember Melaksanakan Operasi Bantuan Kepada Polres dan Pemerintah Kabupaten Jember Dalam Rangka Operasi Militer Selain Perang.

Terkait kegiatan yang dilaksanakan tersebut Komandan Kodim 0824/Jember Letkol Inf Arif Munawar saat diwawancarai awak media menyampaikan bahwa Latihan Posko-I adalah berkaitan tentang komunikasi dan koordinasi antara Komandan Kodim, Kasdim beserta seluruh stafnya.

“Latihan ini agara koordinasi berjalan baik secara internal, maupun secara eksternal dengan aparat terkait di wilayah, dalam menyelenggarakan bantuan perkuatan kepada Polri dalam penanggulangan permasalahan di wilayah, sebagai salah satu tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP),” kata Letkol Arm Budi Santoso, Senin (20/5/2019).

Melalui Latihan Posko-I tersebut saya selaku Koamandan Kodim 0824/Jember bersama Kepala Staf Kodim 0824, Perwira Staf dan anggota Staf, diuji untuk menyelenggarakan bantuan perkuatan sesuai prosedur yang sudah ada, oleh penyelenggara latihan yaitu Korem 083/Bdj.

Letkol Inf Arif Munawar menyampaikan bahwa perumpamaan permasalahannya dalam latihan Posko-I ini adalah sekitar kerusuhan pasca Pemilu, adanya peihak-pihak yang tidak puas dengan hasil Pemilu.

“Dalam Latihan Posko –I tersebut kita juga berupaya mengundang pihak-pihak terkait diantaranya Polres Jember, Bupati Jember, Kejaksaan Negeri Jember, Ketua DPRD dan unsur terkait lainnya, dalam rangka mengkoordinasikan langkah-langkah yang akan diambil,” kata .

Latihan ini bersifat simulatif dan dilakukan didalam ruangan, sehingga merupakan uji prosedur dan penyelenggaraan operasi bantuan kepada Polri terhadap eskalasi permasalahan yang ada diwilayah, yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan prosedur hubungan Komandan dengan Staf, serta prosedur pemberian bantuan perkuatan TNI kepada Polri dan Pemerintah Daerah. [ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar