Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Antisipasi Kerumunan, Sepanjang Jalan Kayutangan Heritage Kota Malang Ditutup

Penutupan kawasan Kayutangan Heritage.

Malang (beritajatim.com) – Guna mengantisipasi kerumunan di sepanjang kawasan Kayutangan Heritage, Polresta Malang Kota menutup akses di di Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang. Penutupan dilakukan sejak pukul 19.00 hingga 23.00 WIB berlaku mulai Senin (31/1/2022).

“Pengalihan arus lalu lintas ini untuk membatasi mobilitas masyarakat. Karena kita evaluasi selama 7 hari kemarin, terjadi kerumunan yang sangat luar biasa,” kata Kabagops Polresta Malang Kota, Kompol Supiyan.

Kawasan Kayutangan Heritage memang ramai dan menjadi salah satu tempat nongkrong favorit di Kota Malang. Kawasan ini merupakan salah satu destinasi wisata tematik terbaru di Kota Malang. Sebelumnya pertunjukan musik di Kayutangan Heritage juga dihentikan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang.

“Ini kita lakukan untuk mengerem agar tak ada risiko penularan di lokasi kerumunan. Kita harus melakukan upaya untuk menghindari diri dari kerumunan itu, salah satunya pengalihan arus lalu lintas ini,” ujar Supiyan.

Supiyan mengatakan, meski ditutup sejumlah pengguna jalan masih diperbolehkan melintas. Seperti masyarakat sekitar, ambulans, dan pengemudi ojek online (ojol).

“Kita selektif prioritas. Yang kita berikan prioritas warga setempat yang berdomisili di Kayutangan ini, terus Ojol, Ambulans yang lewat dan masyarakat yang perlu akses cepat, seperti mau berobat atau ke rumah sakit. Kami mohon masyarakat untuk tidak beraktifitas lebih. Kalau ada kerumunan, risiko penularannya tinggi. Ini kita lakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan,” tandasnya.

Sebelumnya jalan Soekarno Hatta dan Kawasan Jalan Trunojoyo Kota Malang ditutup saat malam hari. Setelah melakukan evaluasi diputuskan Jalan Trunojoyo kembali dibuka dan Jalan Basuki Rahmat atau Kayutangan Heritage ditutup. [luc/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar