Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Antena Radio dan Pohon Roboh Timpa Beberapa Rumah di Ponorogo

Antena pemancar radio roboh saat terjadi hujan disertai angin kencang. (Foto/Polsek Jetis)

Ponorogo (beritajatim.com) – Hujan deras dengan disertai angin kencang mengguyur sebagian wilayah di Ponorogo. Angin kencang itu bahkan mengakibatkan antena pemancar radio di Desa Karanggebang Kecamatan Jetis roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun antena setinggi 40 meter itu menimpa dua rumah. Yakni rumah sang pemilik radio yakni bernama Bapak Purnomo (40) dan rumah tetangganya bernama Muhammad (42).

“Tadi sore sekitar pukul 14.30 WIB wilayah jetis memang diguyur hujan disertai angin. Akibatnya, antena pemancar radio setinggi 40 meter menimpa dua rumah,” kata Kapolsek Jetis AKP Slamet Kariwahono, Sabtu (15/1/2022) sore.

Keluarga kedua korban yang berada di dalam rumah tidak mengalami luka-luka. Sehingga tidak menyebabkan korban jiwa. Hanya terjadi kerusakan yang berada di atap rumah. Yakni genting saja yang pecah. “Tidak ada korban jiwa, hanya beberapa genting yang tertimpa antena tersebut pecah,” ungkapnya.

AKP Slamet mentaksir kerugian materiil atas kejadian tersebut kurang lebih Rp 15 juta. Setelah hujan reda, warga sekitar lokasi membantu membersihkan genting yang pecah dan antena pemancar radio yang roboh. “Setelah hujan reda tadi, warga bergotong-royong membersihkan genting dan antena radio yang roboh,” katanya.

AKP Slamet menambahkan selain antena pemancar radio yang roboh, di Desa Coper masih di Kecamatan Jetis juga terjadi pohon tumbang. Akibatnya, beberapa rumah warga tertimpa pohon tersebut sehingga mengakibatkan kerusakan. “Ada 5 rumah warga yang terdampak pohon tumbang. Alhamdulillah juga tidak ada korban jiwa,” kata Slamet.

Selain rumah, pohon tumbang itu juga menimpa mobil milik warga yang sedang di parkir di halaman rumahnya. Dari kerusakan beberapa rumah dan mobil tersebut, kerugian materiil dari pohon tumbang itu mencapai Rp 31 juta. “Kerugian beberapa rumah dan mobil itu diperkirakan mencapai Rp 31 juta,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar