Peristiwa

Antara Epidemi, Endemi dan Pandemi, Berikut Perbedaannya agar Tak Salah Sebut

Public Health Columbia

Surabaya (beritajatim.com) – Keberadaan pandemi virus tidak dapat dipungkiri membuat masyarakat dunia mengenal dan akrab dengan kata baru yaitu ‘pandemi’. Sejak pertama kali muncul pada sekitar tahun 2020, masyarakat pun mulai akrab dengan sejumlah kata dalam dunia kesehatan.

Selain pandemi, ada beberapa kata yang memiliki arti hampir serupa namun dibedakan berdasarkan cakupan wilayah penyebaran virus. Berikut ini perbedaan antara epidemi, endemi, dan pandemi.

Apa itu Epidemi?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menggambarkan Epidemi dalam istilah luas dinilai oleh pakar dunia kesehatan dengan merujuk pada perilaku terkait kesehatan tertentu (contoh gampangnya seperti, merokok). Penyakit ini akan selalu ada di daerah tersebut, namun dengan frekuensi atau jumlah kasus yang rendah

Penyakit pada epidemi ini tidak harus menular. Contoh lainnya misalnya penyakit malaria di Papua. Contoh penyakit lainnya di Indonesia yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD). Pada intinya endemi merupakan penyakit yang muncul dan menjadi karakteristik di wilayah tertentu.

Pandemi

Virus dikatakan sebagai pandemi berarti virus tersebut telah mencakup wilayah yang luas, memengaruhi beberapa negara dan populasi. World Health Organization (WHO) menyatakan jika pandemi menyebabkan tingkat pertumbuhan yang terus meningkat, setiap hari kasus tumbuh lebih dari hari sebelumnya.

Apa itu Endemik?

Sementara itu endemik adalah wabah penyakit yang secara konsisten ada tetapi terbatas pada wilayah tertentu. Hal ini membuat penyebaran penyakit dan tingkat dapat diprediksi. Di Indonesia misalnya pernah tersebar malaria. Malaria dianggap endemik di Indonesia karena kala itu terjadi dengan intensitas yang cukup konsisten.

Perbedaan

WHO lalu menyatakan perbedaan dari pandemi, epidemi, dan endemik berdasarkan tingkat penyebaran penyakit. Jadi, perbedaan antara epidemi dan pandemi bukanlah pada tingkat keparahan penyakit, tetapi sejauh mana penyebaran.

Pandemi melintasi batas-batas internasional, yang bertentangan dengan epidemi regional. Jangkauan geografis yang luas inilah yang membuat pandemi menyebabkan gangguan sosial berskala besar, kerugian ekonomi, dan kesulitan umum.

Epidemi yang pernah diumumkan dapat berkembang menjadi status pandemi. Meskipun epidemi itu besar, penyebarannya juga umumnya terkendali atau diharapkan, sementara pandemi bersifat internasional dan bisa jadi di luar kendali.

Dari alasan tersebut, covid-19 yang awalnya menjadi epidemi karena hanya menjangkit beberapa negara. Kemudian berubah status sebagai pandemi karena telah menjangkit hampir sebagian besar negara di dunia. [dan/esd]


Apa Reaksi Anda?

Komentar