Peristiwa

Ansor Jombang: 3M Adalah Kunci

Ketua Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto (seragam putih kombinasi hijau)

Jombang (beritajatim.com) – PC (Pengurus Cabang) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jombang tak lelah menyosialisasikan gerakan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan) guna memutus rantai penyebaran Covid-19. Sejumlah langkah juga dilakukan oleh organisasi yang notabene badan otonom (banom) dari NU (Nahdlatul Ulama) ini.

Paling baru, Ansor Jombang membagikan 1500 lembar masker ke masing-masing kecamatan. Selain itu, dalam melakukan konsolidasi Ansor juga menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. “3M adalah kunci untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” kata Ketua GP Ansor Jombang H Zulfikar Damam Ikhwanto atau Gus Antok, Rabu (14/10/2020).

Gus Antok kembali mengingatkan soal 3M yang dapat membentengi tubuh dari tertularnya Covid-19. Dia juga berpandangan bahwa masyarakat merupakan ujung tombak dalam penanganan Covid-19. Oleh sebab itu, Ansor Jombang membagikan sekitar 1500 masker untuk masyarakat.

Jumlah itu, lanjut Gus Antok, dipastikan bertambah. Karena masing-masing pengurus Ansor di tingkat kecamatan juga melakukan gerakan serupa. “Dalam setiap pertemuan kami juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jumlah yang hadir dibatasi dan tetap menjaga jarak aman. Kemudian menyediakan cuci tangan dengan sabun serta seluruh yang hadir wajib memakai masker,” ujarnya.

Bukan sekadar membagikan masker, Ansor Jombang juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memakai masker. “Dengan memakai masker bisa saling melindungi. Dengan istilah lain ‘maskermu melindungiku, maskerku melindungimu,” sambungnya.

Lebih jauh, Gus Antok mengungkapkan, sebagai langkah pemulihan di bidang ekonomi, pihaknya juga membagikan sembako kepada Banser, saat awal pandemi. Hal itu dilakukan guna meringankan beban ekonomi di tengah pandemi Covid-19. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar