Peristiwa

Angkut Ribuan Genteng dan 33 Sepeda, Perahu Nyaris Tenggelam di Perairan Pulau Giliyang

Bangkai PLM Sumber Rejeki 2

Sumenep (beritajatim.com) – Sebuah musibah laut terjadi di antara Perairan Pulau Giliyang dan Dungkek, Kabupaten Sumenep. Perahu Layar Motor (PLM) ‘Sumber Rejeki 2’ nyaris tenggelam.

“Perahu itu berangkat dari Perairan Gersik Putih menjelang Subuh. Ketika tiba di antara perairan Pulau Giliyang dan Desa Lapa Laok, terjadi kerusakan mesin hingga perahu oleng dan hampir tenggelam,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Selasa (14/07/2020).

Perahu ‘Sumber Rejeki 2’ itu dinahkodai Hosni (50), warga Desa Sase’el, Kecamatan/ Pulau Sapeken, dengan ABK Samsul (35), juga warga Desa Sase’el dan Mohamad (60), warga Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. Selain itu, juga mengangkut tiga penumpang yakni pekerja tower.

“Alhamdulillah nahkoda, ABK, dan penumpang selamat. Mereka ditolong oleh perahu nelayan yang kebetulan melintas,” terang Widiarti.

Perahu ‘Sumber Rejeki 2’ itupun ditarik ke pinggir karang dangkal sekitar pantai Desa Lapa Laok Kecamatan Dungkek. “Yang menolong ada tiga perahu nelayan asal Kecamatan Dungkek,” ujarnya.

Perahu ‘Sumber Rejeki 2’ itu mengangkut genteng 4000 buah, batu bata 4000 buah, sepeda pancal 33 unit, kabel gulungan tower 1 roll, lemari 2 unit, rak TV 1 unit, accu tower 3 unit, dan katrol derek 1 unit.

“Hampir semua barang yang diangkut perahu itu tidak dapat diselematkan. Namun untuk sepeda pancal, dari 33 unit, yang bisa diselamatkan sebanyak 31 unit. Sedangkan 2 unit lainnya masih di atas kapal,” papar Widiarti. [tem/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar