Peristiwa

Angin Kencang Terjang Mojokerto, Atap Halaman Masjid dan Pagar Kecamatan Pungging Rusak

Petugas BPBD Kabupaten Mojokerto mengevakuasi pohon tumbang. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang terjadi di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Mojokerto. Akibatnya sejumlah pohon tumbang dan menimpa bangunan, seperti pagar Kecamatan Pungging dan atap halaman masjid rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi terjadi di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Mojokerto. “Seperti Pacet, Trawas, Trowulan, Gondang, Dlanggu dan Puri,” ungkapnya, Kamis (11/3/2021).

Masih kata Zaini, sesuai prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, sidoarjo dan pantauan SIMONA BPBD sekira pukul 13.30 WIB wilayah Jawa timur terpantau hujan sedang sampai lebat. Arah angin dari barat ke timur dengan kecepatan 30 km/jam.

“Akibatnya, sejumlah pohon tumbang di beberapa wilayah. Seperti di Kecamatan Dlanggu, Pungging, Mojosari dan Ngoro. Di Kecamatan Pungging, pohon menimpa pagar Kecamatan Pungging dan atap masjid. Di Kecamatan Dlanggu, sebuah rumah rusak tepatnya di Desa Jrambe,” katanya.

Zaini menjelaskan, sedikitnya satu pohon jenis Dadap di Jalan Raya Awang-awang Kecamatan Mojosari tumbang dikarenakan kondisi sudah lapuk. Sementara di Dusun Ketok, Desa Tunggalpager, Kecamatan Pungging sebuah pohon angsana tumbang dan menimpa pagar Kecamatan Pungging.

“Di Dusun, Manunggal Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging atap halaman masjid dengan ukuran 7×2 meter2 rusak. Sementara di Jalan Raya Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro sebuah pohon jenis randu dengan diameter 25 cm tumbang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Zaini menambahkan, pihaknya tetap melakukan pemantauan secara berkala dikarenakan tidak menutup kemungkinan kejadian bencana baik banjir dan pohon tumbang akan kembali terjadi. Ini lantaran musim hujan masih berlangsung hingga akhir bulan Maret.

“TRC BPBD Kabupaten Mojokerto bersama TNI/Polri dan DLH Kabupaten Mojokerto melakukan kaji cepat dan evakuasi pohon tumbang,” tegasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar