Peristiwa

Angin Kencang di Kota Malang, Bando dan Pohon Tumbang

Bando tumbang di Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Angin kencang melanda wilayah Kota Malang sejak Selasa pagi, (8/12/2020). Cuaca ekstrem ini membuat sejumlah Bando atau papan iklan dan pohon di sejumlah titik di Kota Malang tumbang.

Warga diminta untuk lebih waspada dalam beraktivitas di luar rumah. Sebab, laporan di lapangan. Dua pohon tumbang menimpa kendaraan roda empat milik warga. Sebuah bando berukuran luas sekitar 18 meter persegi juga tumbang ke samping jalan raya di simpang tiga Jalan Sulfat Kota Malang.

“Selama satu hari ada 5 laporan pohon dan bando tumbang. Dampak angin kencang ada dua bando yang patah di Jalan Sulfat. Saat ini kami masih menunggu petugas untuk melakukan evakuasi,” kata Kanit Turjawali Polresta Malang Kota, Iptu Saikhu.

Saikhu mengatakan, beruntung dari 5 kejadian pohon dan bando tumbang tidak ada korban jiwa. Sebab, arus lalu lintas di sekitar saat itu sepi. Dampak yang ditimbulkan dari sejumlah pohon dan bando tumbang adalah arus lalu lintas padat di lokasi.

“Agar tidak mengganggu arus lalu lintas, maka bando ini harus segera dievakuasi, dipotong oleh teknisi yang ahli,” ucap Saikhu.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Ali Mulyanto mengatakan, masyarakat yang mengalami bencana, dapat melapor melalui line telpon 112. Melalui layanan 24 jam itu, masyarakat pelapor akan diarahkan pada pihak yang berkompeten melakukan penanganan.

“Jika ada laporan kejadian apapun bisa menguhubungi 112. Nanti dari situ diteruskan pada pihak yang berkompeten. Kalau kejadian bencana akan diteruskan pada BPBD untuk ditindaklanjuti. Kalau berkaitan dengan kecelakaan akan diteruskan pada Dishub dan PSC,” tandasnya. [luc/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar