Peristiwa

Ambil Foto dan Video Van Der Wijck, Arkeolog BPCB Sebut Ada Temuan Baru

Lamongan (beritajatim.com) – Proses Eksplorasi pada Kapal uap Van Der Wijck yang telah tenggelam 85 tahun lalu, di perairan pantura Lamongan, terus diupayakan oleh Tim BPCB Jatim.

Arkeolog BPCB Jatim, Wicaksono Dwi Nugroho mengungkapkan, bahwa hari ini proses pengambilan foto dan video pada bangkai kapal legendaris tersebut telah dilakukan, meski hal itu tak mudah dan temui banyak kendala. “Pengambilan foto dan video sudah dilakukan. Tapi pada kedalaman di bawah 35 meter airnya keruh,” ungkap Wicaksono, Minggu (02/05/2021).

Wicaksono menambahkan, selain cuaca yang kurang baik, salah satu kendala yang harus dihadapi tim adalah arus bawah di perairan pantura yang cukup kencang, sehingga menyebabkan lumpur di dasar laut menjadi keruh. “Ada arus bawah yang cukup kencang, sehingga lumpur di dasar teraduk semua dan bikin keruh,” tambahnya

Berdasarkan pantauan Tim BPCB Jatim sebelumnya, bangkai kapal megah yang tenggelam tahun 1936 itu diperkirakan memiliki panjang kisaran 150 meter dan lebar 20 meter. Kendati demikian, ia belum bisa memastikan akurasi dari ukuran bangkai kapal, pasalnya, tim penyelam belum bisa menelusuri dengan jelas hingga ke dasar laut.

Selanjutnya, jika dilihat dari kondisi bangunan bangkai kapal di bawah laut, Wicaksono menduga, bahwa kapal termegah di zamannya tersebut masih utuh, karena dari hasil pantauan sementara, tidak ada retakan dan tidak ada bagian bangunan yang terpisah dari bangkai kapal tersebut.

Sementara itu, dari hasil penyelaman terakhir, Wicaksono mengaku, bahwa ia bersama tim telah menemukan temuan baru pada bangkai kapal Van Der Wijck, meski hal tersebut perlu dilakukan identifikasi lebih lanjut. “Ada, tapi kami masih belum pasti, karena harus diidentifikasi lagi,” pungkasnya sambil tersenyum. [kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar