Peristiwa

Alumni SMPN Bandar Kedungmulyo Jombang Bantu Korban Banjir

Bantuan sembako yang diserahkan alumni SMPN Bandar Kedungmulyo kepada korban banjir, Minggu (7/2/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Alumni SMPN Bandar Kedungmulyo Jombang tahun 1991 memberikan bantuan untuk korban banjir. Hal itu sebagai bentuk empati atas terjadinya bencana banjir di sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo.

Barawal dari perbincangan soal bencana di grup WhatsApp, mereka kemudian sepakat menjalin solidaritas dengan memberikan bantuan. Penggalangan dana dari sesama alumni pun dilakukan. Meski domisili mereka saling berjauhan, hal itu bukan kendala.

Apalagi, Kecamatan Bandar Kedungmulyo punya sejarah tersendiri bagi mereka. Pada era 1990-an mereka pernah mengenyam pendidikan di SMPN Negeri Bandar Kedungmulyo. “Setelah dana terkumpul, kita belikanĀ  sembako untuk disumbangkan ke korban banjir,” kata Ketua Pelaksana Bakti Sosial Banjir Bandar Kedungmulyo, M Faisal, Minggu (7/2/2021).

Bantuan sembako tersebut kemudian diantarkan oleh perwakilan alumni ke sejumlah posko bencana yang ada di lokasi.Diantaranya di Desa Gondangmanis dan sejumlah titik lainnya. Para alumni berharap, bantuan tersebut bisa meringankan beban warga yang tertimpa bencana.

“Semoga apa yang kami berikan ini bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana. Semoga banjir yang menggenangi sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo segera surut. Sehingga masyarakat bisa beraktifitas seperti sediakala,” pungkas alumnus SMPN Bandar Kedungmulyo tahun 1991 ini.

Perwakilan alumni SMPN Bandar Kedungmulyo saat menyerahkan bantuan ke posko bencana, Minggu (7/2/2021)

Seperti diberitakan, banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bandar Kedungmulyo disebabkan beberapa titik tanggul jebol. Diantaranya, tanggul Sungai Avur di Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo jebol di dua titik. Yakni di Dusun Plosorejo dengan lebar kurang lebih 20 meter. Tanggul tersebut jebol pada Kamis (4/2/2021) sekitar jam tiga dini hari.

Kemudian di Dusun Kedunggabus. Tanggul yang jebol di dusun tersebut sepanjang 10 meter. Sementara di Desa Gondangmanis tanggul jebol seluas 20 meter. Tepatnya di Dusun Prayungan. Lagi-lagi, air tersebut masuk area persawahan.

Juga di Desa Brangkal, tanggul Sungai Avur jebol di dua titik. Masing-masing sepanjang 10 dan 7 meter. Jebolnya tanggul ini sekitar pukul setengah enam pagi. Pada Sabtu (6/2/2021), banjir di Dusun Manisrenggo, Gondangmanis mulai surut.

Namun muncul lagi banjir baru di dua desa lainnya. Yakni Desa Pucangsimo dan Desa/Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Banjir di Bandar Kedungmulyo ini cukup parah. Ketinggian air mencapai 2 meter. Ribuan warga meninggalkan rumah untuk mengungsi. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar